FIFA Museum Pamerkan Teknologi Sepak Bola di Vancouver: Gebrakan untuk Kanada yang Cinta Hoki Es
Baca dalam 60 detik
- Pameran interaktif 'Soccer & Technology from the FIFA Museum' di Science World Vancouver menyoroti peran teknologi dalam sepak bola modern, mulai dari siaran hingga data cerdas.
- Acara ini menjadi bagian dari upaya mempercepat pertumbuhan sepak bola di Kanada, negara yang selama ini didominasi hoki es, menjelang Piala Dunia 2026.
- Pengunjung diajak melihat langsung evolusi peralatan dan inovasi di balik layar, termasuk artefak dari tiga negara tuan rumah Piala Dunia mendatang.

Vancouver menjadi saksi debut pameran interaktif 'Soccer & Technology from the FIFA Museum' di Science World, menarik ratusan penggemar yang ingin menyelami evolusi teknologi dalam sepak bola. Pameran ini tidak hanya merayakan olahraga paling populer di dunia, tetapi juga menjadi katalis bagi pertumbuhan sepak bola di Kanada, negara yang selama ini identik dengan hoki es.
Terletak di ujung timur False Creek, Science World hanya beberapa langkah dari BC Place, stadion yang akan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2026 di Vancouver. Kedekatan geografis ini memberikan konteks yang kuat bagi pengunjung untuk membayangkan bagaimana teknologi akan mengubah pengalaman menonton pertandingan langsung.
Menurut Sebastian Munoz, Manajer Senior Desain Pameran di Science World, kolaborasi dengan FIFA Museum merupakan kesempatan untuk menunjukkan bahwa sepak bola bukan sekadar permainan di lapangan. "Kami melihat ini sebagai kesempatan besar, terutama karena tema pameran ini adalah teknologi dan semua profesi yang mengelilingi pertandingan," ujarnya kepada Reuters.
Pameran ini dibagi menjadi lima zona tematik: Broadcasting and Media, Intelligent Data, Refereeing and Fair Play, Staging the Game, dan Innovation Lab. Setiap zona mengilustrasikan bagaimana teknologi telah merasuk ke setiap aspek sepak bola, dari cara pertandingan disiarkan hingga analisis data yang membantu wasit membuat keputusan.
Munoz menekankan bahwa pameran ini sengaja dikustomisasi untuk audiens lokal. "Kami benar-benar berusaha menyesuaikan konten dengan Vancouver dan tiga negara yang menjadi tuan rumah Piala Dunia. Orang-orang suka melihat hal-hal yang dibuat khusus untuk pengalaman mereka dan untuk Piala Dunia ini," jelasnya. Artefak yang dipamerkan mencakup memorabilia dari tim nasional Kanada, Amerika Serikat, dan Meksiko, memberikan sentuhan personal bagi pengunjung.
Bagi Kanada, pameran ini lebih dari sekadar hiburan. Munoz percaya bahwa pameran ini dapat berkontribusi pada pengembangan sepak bola di negara tersebut. "Ini pasti akan membantu, karena pameran ini berbicara tentang profesi-profesi yang mengelilingi pertandingan. Anda tidak harus menjadi pemain sepak bola untuk terlibat dalam Piala Dunia FIFA. Anda bisa menjadi profesi apa pun yang ada di sekitarnya dan menerapkan teknologi pada permainan," tambahnya.
Pengunjung pun memberikan respons positif. Rob Rose, seorang penggemar sepak bola, mengaku terkesan dengan kombinasi antara sepak bola nyata dan teknologi. "Saya tidak tahu apa yang diharapkan, tetapi melihat kombinasi sepak bola kehidupan nyata dengan teknologi sungguh menarik. Saya agak geek sepak bola, dan ini sangat menarik untuk melihat semua inovasi di balik layar," katanya. Sementara itu, Denise Chang-Yen menyoroti inklusivitas pameran yang juga menampilkan sisi sepak bola wanita. "Saya sangat menghargai dimasukkannya sisi wanita dari permainan juga. Saya pikir itu adalah hal yang baik untuk dilihat di sini hari ini," ujarnya.
Bagi Indonesia, pameran ini memberikan gambaran bagaimana teknologi dapat mempercepat perkembangan sepak bola di negara yang sedang membangun ekosistem olahraga. Dengan Piala Dunia U-20 yang sempat direncanakan di Indonesia, pelajaran dari Kanada tentang pemanfaatan teknologi untuk menarik minat publik dan menciptakan lapangan kerja di luar lapangan bisa menjadi referensi berharga. Pertanyaannya, apakah federasi sepak bola Indonesia siap mengadopsi pendekatan serupa untuk meningkatkan kualitas dan popularitas olahraga ini di tanah air?



