Casemiro Restui Suksesornya: Manchester United Kembali Incar Bruno Guimaraes
Baca dalam 60 detik
- Manchester United kembali melakukan pendekatan untuk merekrut gelandang Newcastle United, Bruno Guimaraes, sebagai suksesor Casemiro yang akan hengkang musim panas ini.
- Guimaraes, yang disebut Casemiro sebagai pengganti ideal, mencatatkan 9 gol dan 5 assist musim lalu—sepadan dengan kontribusi sang veteran Brasil.
- Persaingan ketat dengan Arsenal dan Liverpool membayangi langkah United, sementara Newcastle dikabarkan mulai membuka pintu keluar untuk kaptennya.

Manchester United kembali menghidupkan perburuan gelandang Newcastle United, Bruno Guimaraes, sebagai kandidat utama pengganti Casemiro yang dipastikan hengkang pada bursa transfer musim panas ini. Langkah ini menjadi sinyal bahwa manajemen INEOS tidak hanya mengincar pemain muda, tetapi juga figur siap tempur berkelas dunia untuk mengisi lini tengah Setan Merah.
Menurut laporan TEAMtalk yang dikutip Football Fancast, perwakilan Guimaraes telah memulai pembicaraan dengan sejumlah klub elite Eropa, termasuk Manchester United, Arsenal, dan Liverpool. Sang pemain dikabarkan mulai khawatir dengan arah perkembangan Newcastle setelah kepergian beberapa pilar seperti Anthony Gordon ke Barcelona dan potensi hengkangnya Sandro Tonali. Situasi ini membuka peluang bagi klub peminat untuk mendapatkan servis kapten The Magpies tersebut.
Guimaraes, yang bergabung dengan Newcastle pada Januari 2022, telah menjadi figur sentral di lini tengah tim asuhan Eddie Howe. Dalam 195 penampilan di semua kompetisi, ia mencatatkan 31 gol dan 32 assist—sebuah kontribusi yang nyaris sepadan dengan catatan Casemiro di Manchester United (26 gol, 14 assist dalam 160 laga). Musim lalu, Guimaraes bahkan menyamai torehan Casemiro dengan sembilan gol, plus lima assist dan tujuh peluang emas yang diciptakan.
Ketertarikan United pada Guimaraes menunjukkan adanya pergeseran strategi. Sebelumnya, klub lebih fokus memburu pemain muda seperti Elliot Anderson (yang kini menuju Manchester City), Mateus Fernandes (diburu Tottenham), Alex Scott, Carlos Baleba, dan Adam Wharton—semuanya berusia 23 tahun ke bawah. Namun, kebutuhan akan pengganti Casemiro yang langsung berdampak membuat manajemen melirik opsi yang lebih matang. Guimaraes, yang dijuluki rekan setimnya Gabriel Martinelli sebagai "salah satu gelandang terbaik dunia", dinilai mampu menjadi mitra ideal bagi Kobbie Mainoo di lini tengah musim depan.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, pergerakan ini menarik karena Guimaraes adalah salah satu gelandang Brasil yang kerap menjadi sorotan di Premier League. Jika transfer ini terwujud, United tidak hanya mendapatkan pemain dengan kualitas teknis tinggi, tetapi juga figur yang diharapkan bisa membawa stabilitas seperti yang pernah dilakukan Casemiro. Namun, persaingan dengan Arsenal dan Liverpool—yang juga membutuhkan gelandang bertahan—bisa menjadi batu sandungan.
Di sisi lain, Newcastle berada dalam tekanan finansial setelah kehilangan beberapa pemain kunci. Kepergian Guimaraes, jika terjadi, akan menjadi pukulan berat bagi ambisi The Magpies untuk kembali ke Liga Champions. Pertanyaan besarnya: akankah INEOS berani mengeluarkan dana besar untuk pemain berusia 28 tahun, atau justru kembali ke jalur perburuan talenta muda yang lebih murah?



