Chelsea Bajak Marco Palestra dari Depan Hidung Inter Milan: Gaji Dua Kali Lipat
Baca dalam 60 detik
- Chelsea menawarkan gaji hingga โฌ6 juta per musim, dua kali lipat dari tawaran Inter, untuk mengamankan tanda tangan Marco Palestra.
- Biaya transfer yang diajukan Chelsea mencapai โฌ55 juta plus bonus, unggul โฌ10 juta dari proposal Inter Milan kepada Atalanta.
- Kegagalan Inter mengamankan Palestra menyoroti kesenjangan finansial dengan klub Premier League, berpotensi mempengaruhi strategi transfer klub Italia.

Marco Palestra, bek muda Italia yang sempat di ambang pintu San Siro, justru memilih berlabuh ke Chelsea setelah klub London tersebut mengajukan tawaran gaji lebih dari dua kali lipat dibandingkan Inter Milan. Keputusan mengejutkan ini menggagalkan rencana Inter yang sudah hampir mencapai kata sepakat dengan Atalanta.
Palestra, yang musim lalu tampil gemilang dalam masa peminjaman di Cagliari, sebelumnya diyakini akan menjadi milik Inter musim panas ini. Atalanta telah menyetujui nilai transfer โฌ45 juta plus bonus โฌ5 juta dari Inter, dan negosiasi tinggal merampungkan detail klausul tambahan. Inter pun telah menyodorkan kontrak pribadi senilai โฌ2,5 juta per musim kepada pemain berusia 21 tahun itu.
Namun, Chelsea yang mendapat instruksi langsung dari pelatih Xabi Alonso untuk mendatangkan pemain timnas Italia itu, bergerak cepat dengan kekuatan finansial penuh. Menurut Sky Sport Italia dan La Gazzetta dello Sport, tawaran gaji Chelsea mencapai โฌ5-6 juta per musim, lebih dari dua kali lipat dari yang ditawarkan Inter. Dalam hal biaya transfer, Chelsea juga unggul jauh dengan banderol โฌ55 juta plus bonus โฌ5 juta, atau โฌ10 juta lebih tinggi dari proposal Inter.
Atalanta, meski telah menyetujui syarat dari Inter, memberikan kebebasan kepada Palestra untuk menentukan pilihan akhir. Dan pemain yang sebelumnya bertekad melanjutkan karier di Serie A bersama Inter itu akhirnya tergoda oleh besarnya nilai kontrak dari Premier League.
Kegagalan Inter mengamankan Palestra menjadi pukulan telak bagi skuad asuhan Simone Inzaghi yang tengah membangun kembali lini belakang. Kehilangan target utama ke klub asing dengan daya tawar lebih tinggi menunjukkan kesenjangan finansial yang semakin lebar antara klub Serie A dan Premier League. Bagi Inter, ini bukan sekadar kehilangan pemain, melainkan juga sinyal bahwa mereka sulit bersaing di pasar transfer global tanpa suntikan dana segar.
Bagi Chelsea, perekrutan Palestra menambah amunisi muda berbakat di lini pertahanan. Dengan harga yang tergolong tinggi untuk pemain seusianya, The Blues bertaruh pada potensi jangka panjang bek yang sudah menembus timnas Italia tersebut. Langkah ini juga memperkuat skuad asuhan Xabi Alonso yang tengah membangun identitas baru.
Di tengah hiruk-pikuk transfer Eropa, kisah Palestra menjadi pengingat bahwa uang masih menjadi faktor penentu utama. Inter harus segera mencari alternatif, sementara Chelsea boleh tersenyum puas. Pertanyaan besarnya: akankah Palestra mampu memenuhi ekspektasi sebesar harga yang dibayarkan?



