Gelombang PHK Industri Gim Prancis: Studio Douze Dixièmes Tutup, Fokus Entertainment Tertekan
Baca dalam 60 detik
- Douze Dixièmes, pengembang Memories in Orbit dan Shady Part of Me, resmi ditutup setelah kehilangan dukungan penerbit.
- Focus Entertainment mencatat penurunan pendapatan 28% tahun lalu, memicu pemutusan kemitraan dengan beberapa studio.
- Penutupan ini menjadi sinyal bahaya bagi ekosistem gim independen Prancis yang semakin terancam oleh konsolidasi pasar.

Industri gim Prancis kembali diguncang kabar duka. Douze Dixièmes, studio di balik gim Memories in Orbit dan Shady Part of Me, dipastikan menutup operasinya setelah kehilangan sokongan dari penerbit utama, Focus Entertainment. Keputusan ini menjadi bagian dari gelombang PHK dan penutupan studio yang melanda Eropa dalam beberapa bulan terakhir.
Menurut laporan jurnalis Prancis di Le Figaro, kondisi keuangan Douze Dixièmes sudah tidak memungkinkan untuk bertahan. Sebelumnya, Focus Entertainment—yang juga menaungi waralaba A Plague Tale—memutuskan untuk mengakhiri kemitraan dengan studio tersebut pada awal tahun ini. Meskipun kedua gim yang sudah dirilis tetap akan diedarkan oleh Focus, pengembangan proyek baru dihentikan total.
Keputusan ini tidak terlepas dari kinerja keuangan Focus Entertainment yang kurang menggembirakan. Laporan tahunan perusahaan menunjukkan pendapatan merosot hampir 28 persen, terutama karena minimnya perilisan gim besar. Padahal, Absolum yang dirilis tahun lalu mendapat sambutan cukup baik, namun belum mampu menopang pendapatan secara signifikan.
Fenomena ini tidak hanya terjadi di Prancis. Di Indonesia, industri gim juga menghadapi tantangan serupa, meski dalam skala berbeda. Banyak studio gim independen lokal kesulitan mendapatkan pendanaan berkelanjutan dan kerap bergantung pada satu atau dua penerbit besar. Jika tren PHK global terus berlanjut, bukan tidak mungkin ekosistem gim Indonesia ikut terdampak, terutama bagi studio yang mengandalkan proyek outsourcing dari luar negeri.
Focus Entertainment sendiri masih memiliki sejumlah proyek ambisius yang diharapkan bisa membalikkan keadaan. Beberapa di antaranya adalah Resonance: A Plague Tale Legacy, Warhammer Age of Sigmar: Deathmaster, dan Warhammer 40,000: Space Marine 3 yang sedang dikembangkan oleh Saber Interactive. Namun, para analis meragukan apakah judul-judul tersebut cukup kuat untuk mengompensasi kerugian dari penutupan studio-studio kecil seperti Douze Dixièmes.
Pertanyaan besarnya kini: akankah para pengembang independen Prancis mampu bertahan di tengah konsolidasi industri yang kian agresif? Atau, seperti Douze Dixièmes, mereka akan menjadi korban dari strategi efisiensi penerbit besar? Jawabannya mungkin akan terlihat dalam satu hingga dua tahun ke depan, saat proyek-proyek baru Focus Entertainment mulai dirilis dan pasar memberikan penilaiannya.



