JR West Pensiunkan Shinkansen 500-Series dan Doctor Yellow pada Januari 2027
Baca dalam 60 detik
- West Japan Railway (JR West) mengumumkan penghentian operasi reguler kereta peluru 500-series dan kereta inspeksi Doctor Yellow pada Januari 2027.
- Kereta 500-series yang pernah menjadi yang tercepat di dunia dengan kecepatan 300 km/jam akan dijalankan untuk layanan khusus sebelum pensiun penuh pada Juli 2027.
- Doctor Yellow yang populer karena dianggap membawa keberuntungan tidak akan digantikan; fungsi diagnosisnya akan diintegrasikan ke kereta N700S.

West Japan Railway Co. (JR West) memastikan akan mengakhiri era kereta peluru 500-series dan kereta inspeksi ikonik Doctor Yellow pada Januari 2027. Keputusan ini menandai berakhirnya tiga dekade layanan kereta yang pernah memegang rekor kecepatan operasional tertinggi di dunia.
JR West mengumumkan bahwa 500-series akan menjalani pensiun bertahap mulai 13 Januari 2027, setelah beroperasi sejak 1997. Kereta dengan desain hidung lancip dan garis biru khas ini awalnya melayani rute Nozomi antara Stasiun Tokyo dan Hakata. Namun, sejak 2010, operasinya dibatasi hanya pada segmen Shin-Osaka hingga Hakata. Sebelum benar-benar ditarik pada Juli 2027, JR West berencana mengoperasikan 500-series untuk layanan khusus guna memberi kesempatan bagi penggemar untuk menikmati perjalanan terakhir.
Doctor Yellow, kereta berwarna kuning yang bertugas mendeteksi kerusakan pada jalur Tokaido dan Sanyo Shinkansen, juga akan pensiun pada Januari 2027. Versi T5 milik JR West ini menyusul pensiunnya versi T4 milik Central Japan Railway Co. pada Januari 2025. Uniknya, Doctor Yellow memiliki basis penggemar yang kuat karena kepercayaan bahwa melihat kereta ini membawa keberuntungan. Menurut JR West, tidak ada pengganti langsung untuk Doctor Yellow; fungsi diagnosisnya akan diintegrasikan ke dalam kereta N700S yang lebih modern.
Presiden JR West, Shoji Kurasaka, mengungkapkan rasa keterikatan emosional terhadap kereta-kereta tersebut. "Kami memiliki ikatan emosional dengan gerbong-gerbong ini. Perusahaan akan mempersiapkan agar banyak orang dapat menyaksikan pensiunnya," ujarnya. Selama masa operasinya, 500-series juga pernah tampil dalam edisi terbatas bertema anime "Neon Genesis Evangelion" dan karakter "Hello Kitty" dari Sanrio, menambah daya tariknya di kalangan kolektor dan penggemar.
Bagi Indonesia, pensiunnya 500-series dan Doctor Yellow menjadi pengingat akan pentingnya inovasi berkelanjutan dalam sistem transportasi massal. Jepang telah lama menjadi tolok ukur dalam pengembangan kereta cepat, dan keputusan JR West untuk beralih ke teknologi N700S yang lebih efisien menunjukkan komitmen terhadap peningkatan layanan. Indonesia sendiri tengah mengembangkan kereta cepat Jakarta-Bandung yang dioperasikan oleh KCIC, dan pengalaman Jepang dalam manajemen armada serta transisi teknologi dapat menjadi pelajaran berharga. Masyarakat Indonesia yang gemar traveling ke Jepang juga perlu menyesuaikan rencana perjalanan jika ingin merasakan sensasi naik 500-series atau berfoto dengan Doctor Yellow sebelum keduanya benar-benar pensiun.
Ke depannya, JR West akan fokus pada modernisasi armada dengan N700S yang tidak hanya lebih hemat energi tetapi juga memiliki fitur diagnosis terintegrasi. Pertanyaan yang muncul adalah apakah penggemar Doctor Yellow akan beralih ke kereta baru atau justru nostalgia akan semakin menguat. Satu hal yang pasti, pensiunnya dua ikon ini menutup satu babak penting dalam sejarah perkeretaapian Jepang.



