Bambang Pamungkas Kenang Era Kejayaan Persija Bersama Adidas: Target Juara Musim Depan
Baca dalam 60 detik
- Persija Jakarta resmi menggandeng Adidas sebagai apparel resmi untuk musim 2026/2027, menandai reuni setelah puluhan tahun.
- Direktur Olahraga Persija, Bambang Pamungkas, mengingat tiga gelar liga yang diraih saat bermitra dengan Adidas pada era 1970-an hingga 1990-an.
- Kolaborasi ini diharapkan menjadi fondasi untuk mengembalikan kejayaan Persija di kancah sepak bola nasional.

Direktur Olahraga Persija Jakarta, Bambang Pamungkas, menegaskan bahwa kerja sama anyar dengan Adidas bukan sekadar kontrak komersial, melainkan pengingat akan masa lalu yang sarat prestasi. Dalam acara peluncuran kemitraan di Adidas Grand Indonesia Mall, Jakarta Pusat, Senin (22/6/2026), ia mengajak seluruh elemen klub untuk kembali ke jalur juara.
Bambang, yang akrab disapa Bepe, mengungkapkan bahwa Persija dan Adidas memiliki ikatan historis yang panjang. Pada era 1970-an hingga awal 1990-an, Persija menggunakan apparel Adidas dan berhasil mengoleksi tiga gelar Liga Indonesia. โPada masa itu, Persija sempat juara tiga kali. Jadi, itu juga menjadi salah satu bagian dari ide atau mungkin inspirasi untuk kemudian kami bekerja sama dengan Adidas,โ ujarnya.
Kesamaan visi dan misi antara kedua pihak menjadi fondasi kolaborasi ini. Bambang menekankan bahwa Adidas tidak hanya sekadar penyedia perlengkapan, tetapi mitra strategis yang memahami filosofi sepak bola Persija. โProsesnya sangat natural dan itu yang membuat kita sekarang bisa bekerja sama dengan baik,โ tambahnya.
Bambang juga menyoroti komitmen Persija terhadap pendukung setianya, The Jakmania. โDari sisi Persija, kami selalu ingin berkomitmen untuk memberikan yang terbaik bagi pendukung kami,โ tegasnya. Ia berharap kerja sama ini mampu mewujudkan impian para suporter untuk melihat Persija kembali berjaya.
Di tengah persaingan ketat Liga 1 Indonesia, langkah Persija menggandeng Adidas dinilai sebagai sinyal ambisi besar. Sejumlah klub lain juga telah menjalin kerja sama dengan merek global, namun Persija mengedepankan narasi nostalgia dan prestasi historis sebagai pembeda. โIni bagian dari bagaimana kami menuju ke sana, semoga ke depan kita bisa mewujudkan impian seluruh pendukung Persija untuk bisa menjadi juara,โ tutur Bambang.
Ke depan, publik akan menantikan apakah reuni dengan Adidas benar-benar membawa berkah seperti setengah abad silam. Akankah Persija mampu mengulang sukses tiga gelar di era modern? Jawabannya akan terlihat pada musim depan.



