Persik Kediri Lepas 10 Pemain Jelang Super League 2026/2027, Novri Setiawan Jadi Korban Terbaru
Baca dalam 60 detik
- Persik Kediri melepas Novri Setiawan sebagai pemain kesepuluh dalam program peremajaan skuat menuju musim 2026/2027.
- Manajemen mengapresiasi kontribusi Novri selama satu musim, mencatatkan 11 penampilan dan satu kartu merah.
- Klub juga melepas enam pemain muda, termasuk dua alumni EPA Persik, sebagai bagian dari strategi penyegaran tim.

Persik Kediri kembali melakukan perombakan besar-besaran dengan melepas Novri Setiawan, menjadikannya pemain kesepuluh yang harus angkat koper dari Stadion Brawijaya menjelang kompetisi BRI Super League 2026/2027.
Bek kanan berusia 32 tahun itu resmi tidak lagi berseragam Macan Putih setelah hanya satu musim memperkuat tim. Novri didatangkan dari Bali United pada awal musim lalu untuk mengisi posisi bek kanan, bersaing dengan Henhen Herdiana yang dipinjam dari Persib Bandung. Selama membela Persik, ia tampil dalam 11 pertandingan dengan total 698 menit bermain, mengoleksi empat kartu kuning dan satu kartu merah.
Manajer tim Persik, Rachmad Tri Kuncara, menyampaikan apresiasi atas dedikasi Novri. Menurutnya, pemain kelahiran Padang itu selalu tampil profesional dan menjadi bagian penting perjalanan klub musim lalu. “Novri adalah pemain berkualitas. Senioritas dan jam terbang tingginya akan menjadi keuntungan bagi klub barunya,” ujar Tri Kuncara dalam pernyataan resmi klub.
Pencoretan Novri melengkapi daftar panjang pemain yang dilepas Persik. Sebelumnya, tiga pemain senior—Rodrigo Dias (Brasil), Syahrian Abimanyu, dan Yusuf Meilana—lebih dulu meninggalkan Kediri. Disusul enam pemain muda: Rifqi Ray Farandi, Haikal Riza, Hugo Samir, Zikri Ferdiansyah, Aulia Ramadhani Lubis, dan Zidane Afreza. Dua di antaranya merupakan alumni tim Elite Pro Academy (EPA) Persik.
Manajemen Persik menegaskan bahwa langkah ini adalah bagian dari penyegaran skuat untuk menghadapi musim depan. Tri Kuncara menyebut para pemain muda yang dilepas memiliki potensi besar dan berharap karier mereka terus berkembang. “Kami berterima kasih atas perjuangan dan dedikasi mereka selama berseragam Persik,” tambahnya.
Keputusan Persik melepas hampir seluruh lapisan pemain menunjukkan ambisi klub untuk membangun ulang tim yang lebih kompetitif. Dengan masih adanya waktu hingga bursa transfer ditutup, publik menanti siapa saja rekrutan anyar yang akan diumumkan manajemen. Akankah strategi peremajaan ini membawa Persik bersaing di papan atas Super League musim depan?



