Halo: Campaign Evolved Wajib Akun Microsoft di Semua Platform, Termasuk PS5
Baca dalam 60 detik
- Halo Studios mengonfirmasi bahwa Halo: Campaign Evolved memerlukan akun Microsoft dan Xbox gamertag di seluruh platform, termasuk PS5 dan Steam.
- Klarifikasi terbaru menyebutkan bahwa mode co-op lokal di PS5 hanya butuh akun PlayStation, tanpa langganan PlayStation Plus.
- Kebijakan ini memungkinkan sinkronisasi progres dan cross-play antar platform, namun menambah lapisan persyaratan bagi pemain konsol non-Xbox.

Halo: Campaign Evolved, yang akan dirilis pada 28 Juli 2026, mewajibkan pemain di semua platform—termasuk PlayStation 5 dan Steam—untuk memiliki akun Microsoft dan Xbox gamertag. Langkah ini diambil Halo Studios untuk memastikan progres permainan dan fitur cross-play berjalan mulus di berbagai ekosistem.
Keputusan ini memicu diskusi di kalangan gamer, terutama pengguna PlayStation yang terbiasa dengan layanan terpadu Sony. Meski demikian, Halo Studios menegaskan bahwa persyaratan ini tidak bisa ditawar. “Akun Microsoft diperlukan untuk menyatukan pengalaman bermain di seluruh platform,” demikian pernyataan resmi studio.
Dalam klarifikasi terbaru, Halo Studios juga membetulkan informasi sebelumnya tentang mode co-op lokal di PS5. Awalnya disebutkan bahwa PlayStation Plus diperlukan, namun kini dipastikan bahwa mode split-screen lokal hanya membutuhkan akun PlayStation biasa tanpa langganan berbayar. Namun, untuk bermain co-op online di PS5, pemain tetap harus berlangganan PlayStation Plus plus memiliki akun Microsoft.
Di sisi lain, pemain Xbox tetap memerlukan langganan Game Pass untuk mengakses mode online, sementara pengguna Steam juga diwajibkan memiliki akun Microsoft. Kebijakan ini mirip dengan yang diterapkan beberapa game multiplatform lain, seperti Minecraft dan Sea of Thieves, yang juga mewajibkan akun Microsoft untuk fitur lintas platform.
Bagi gamer Indonesia, persyaratan ini bisa menjadi pertimbangan tersendiri. Meski akses ke akun Microsoft relatif mudah, kebutuhan akan langganan PlayStation Plus untuk co-op online menambah biaya bermain. Di sisi lain, fitur cross-play dan progres lintas platform menjadi nilai tambah, terutama bagi pemain yang memiliki lebih dari satu konsol.
Langkah Halo Studios ini juga mencerminkan tren industri game yang semakin mengarah pada ekosistem terpadu. Dengan mewajibkan akun Microsoft, perusahaan asal Redmond itu memperkuat posisinya di tengah persaingan layanan game berbasis langganan. Pertanyaannya, apakah pemain PlayStation dan Steam akan menerima kebijakan ini tanpa resistensi? Atau justru sebaliknya, mereka akan beralih ke platform lain yang lebih longgar?



