Jamuan di Kastil Ciergnon: Kaisar Jepang dan Raja Belgia Pererat Hubungan
Baca dalam 60 detik
- Kaisar Naruhito dan Permaisuri Masako menghadiri jamuan makan malam bersama keluarga kerajaan Belgia di Kastil Ciergnon, menandai puncak kunjungan kenegaraan.
- Pertemuan ini menyoroti pentingnya diplomasi budaya dan hubungan bilateral Jepang-Belgia yang telah berlangsung lama.
- Kunjungan dilanjutkan ke Brussel untuk upacara penyambutan resmi, memperkuat kerja sama di berbagai bidang.

Kaisar Jepang Naruhito dan Permaisuri Masako melanjutkan rangkaian kunjungan kenegaraan mereka ke Belgia dengan menghadiri jamuan makan malam bersama Raja Philippe, Ratu Mathilde, dan keempat anak mereka di Kastil Ciergnon, sebuah puri bersejarah yang terletak di selatan Belgia. Acara yang berlangsung pada Minggu (22/6) tersebut menjadi momen penting dalam mempererat hubungan bilateral kedua negara.
Sebelum jamuan, kedelapan anggota kerajaan berfoto bersama di halaman kastil. Kaisar dan Permaisuri duduk berdampingan dengan Raja dan Ratu di bangku taman, sementara putri-putri kerajaan Belgia, termasuk Putri Elisabeth yang berusia 24 tahunโputri sulung sekaligus pewaris takhtaโberdiri di belakang mereka. Suasana santun dan hangat terlihat saat mereka berbincang sambil menikmati pemandangan pedesaan sekitar.
Jamuan makan malam berlangsung di taman kastil selama sekitar satu setengah jam. Menurut keterangan Badan Rumah Tangga Kekaisaran Jepang, Kaisar dan Permaisuri menyampaikan rasa terima kasih atas keramahan seluruh keluarga kerajaan Belgia. Pertemuan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi ajang diskusi informal mengenai kerja sama budaya dan ekonomi.
Kunjungan ini memiliki arti penting bagi kawasan Asia, termasuk Indonesia. Jepang dan Belgia sama-sama mitra dagang utama Indonesia. Momen seperti ini dapat membuka peluang investasi dan kerja sama trilateral. Pengamat hubungan internasional menilai bahwa diplomasi kerapatan seperti ini kerap menjadi katalis bagi kesepakatan bisnis dan budaya yang lebih konkret.
Setelah jamuan di Ciergnon, Kaisar dan Permaisuri dijadwalkan bertolak ke Brussel pada Senin (23/6) untuk menginap di Kastil Laeken. Keesokan harinya, mereka akan menghadiri upacara penyambutan resmi dan jamuan kenegaraan yang digelar oleh Raja Philippe. Rangkaian acara ini diharapkan semakin memperkuat fondasi hubungan bilateral yang telah kokoh.
Ke depannya, apakah kunjungan ini akan mendorong lebih banyak kerja sama konkret antara Jepang, Belgia, dan negara-negara ASEAN seperti Indonesia? Publik menanti langkah nyata setelah rangkaian acara seremonial usai.



