Cabo Verde Kembali Bikin Kejutan, Imbangi Uruguay 2-2 di Piala Dunia 2026
Baca dalam 60 detik
- Cabo Verde menahan imbang Uruguay 2-2 di Miami, menambah daftar raksasa yang gagal menaklukkan tim debutan tersebut.
- Lamine Yamal mencetak gol untuk Spanyol dan menjadi pencetak gol termuda kedelapan dalam sejarah Piala Dunia, menggeser Lionel Messi.
- Grup H semakin ketat dengan Spanyol memimpin, sementara Uruguay, Cabo Verde, dan Arab Saudi masih berpeluang lolos.

Lamine Yamal membuka keran gol Spanyol di Piala Dunia 2026, tetapi Cabo Verde kembali menjadi pusat perhatian setelah menahan imbang Uruguay 2-2 di Miami, Florida, pada laga Matchday 11, Selasa (22/6) waktu setempat. Hasil ini membuat Grup H semakin sengit dan belum ada satu pun tim yang dipastikan lolos ke fase gugur.
Spanyol bangkit dari hasil mengecewakan di laga perdana dengan menghancurkan Arab Saudi 4-0. Yamal, yang baru berusia 18 tahun 343 hari, menjadi pemain termuda kedelapan yang mencetak gol di Piala Dunia, melewati catatan Lionel Messi (18 tahun 357 hari). Mikel Oyarzabal mencetak dua gol, sementara satu gol bunuh diri Hassan Al Tambakti melengkapi kemenangan Spanyol. Kekalahan ini membuat Arab Saudi berada di posisi sulit dan harus mengalahkan Cabo Verde di laga terakhir untuk menjaga asa.
Di pertandingan lain, Belgia dan Iran bermain imbang tanpa gol di Los Angeles. Hasil itu membuat kedua tim belum meraih kemenangan dan berada di bawah tekanan. Pelatih Belgia, Rudi Garcia, mengkritik efisiensi timnya, sementara Romelu Lukaku yang kembali menjadi starter menyesalkan permainan emosional timnya yang bermain dengan sepuluh pemain. Iran sebenarnya memiliki peluang emas melalui Mehdi Taremi, tetapi golnya dianulir karena offside tipis.
Namun, pertandingan paling menarik terjadi di Florida. Cabo Verde, yang sebelumnya menahan Spanyol tanpa gol, kembali menunjukkan kegigihan. Tertinggal lebih dulu, mereka membalas melalui tendangan bebas Kevin Pina yang spektakuler, lalu bangkit kembali untuk memaksakan hasil imbang 2-2 di babak kedua yang mendebarkan. Pelatih Uruguay mengakui timnya kesulitan menghadapi semangat juang Cabo Verde.
Dengan hasil ini, klasemen Grup H sangat ketat: Spanyol memimpin dengan 4 poin, disusul Uruguay dan Cabo Verde dengan 2 poin, serta Arab Saudi dengan 1 poin. Semua tim masih berpeluang lolos ke babak 16 besar. Laga penentu akan digelar pada pekan depan, dan setiap hasil bisa mengubah segalanya.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, kejutan Cabo Verde menjadi bukti bahwa Piala Dunia selalu menyajikan drama dan kisah underdog yang menginspirasi. Tim debutan ini menunjukkan bahwa dengan kerja keras dan taktik yang tepat, raksasa sekalipun bisa direpotkan. Pertanyaan besarnya: akankah Cabo Verde mampu melanjutkan kejutan dan lolos ke fase gugur?



