Putra Liam Payne Resmi Jadi Pewaris Tunggal Harta Rp440 Miliar
Baca dalam 60 detik
- Pengadilan Tinggi London mengesahkan pengelolaan harta warisan Liam Payne untuk anak semata wayangnya, Bear, yang kini berusia sembilan tahun.
- Nilai bersih aset mantan personel One Direction itu turun dari £24,3 juta menjadi £21,9 juta setelah audit kewajiban.
- Proses hukum di Argentina masih berjalan, dengan sejumlah pihak telah didakwa terkait kematian Payne akibat jatuh dari balkon hotel.

Harta warisan mendiang Liam Payne, mantan personel One Direction yang tewas setelah jatuh dari balkon hotel di Buenos Aires pada Oktober 2024, resmi jatuh ke tangan putra semata wayangnya, Bear. Berdasarkan dokumen probate terbaru yang dirilis Pengadilan Tinggi London, nilai bersih kekayaan penyanyi yang meninggal tanpa wasiat itu mencapai £21,9 juta atau setara sekitar Rp440 miliar.
Payne, yang meninggal di usia 31 tahun, tidak meninggalkan surat wasiat. Namun, berdasarkan aturan warisan tanpa wasiat (intestacy) di Inggris, Bear—anaknya dari hubungan dengan penyanyi Cheryl—otomatis menjadi ahli waris tunggal karena Payne tidak menikah atau memiliki pasangan sipil saat meninggal. Dokumen pengadilan yang dipublikasikan pada 21 Juni 2025 memungkinkan sebagian harta digunakan untuk kepentingan Bear sebelum ia dewasa, sementara sisanya akan dikelola dalam perwalian hingga usianya genap 18 tahun.
Nilai warisan ini mengalami revisi dari estimasi awal sebesar £24,3 juta yang tercantum dalam surat keterangan waris pada Mei 2025. Penurunan sekitar £2,4 juta tersebut kemungkinan terkait pelunasan utang dan biaya administrasi. Cheryl dan pengacara musik Richard Bray ditunjuk sebagai administrator harta warisan.
Di sisi lain, proses hukum terkait kematian Payne masih berlangsung di Argentina. Penyebab kematian dipastikan sebagai polytrauma akibat benturan keras setelah jatuh dari lantai tiga Hotel Casa Sur. Rogelio Nores, manajer hotel Gilda Martin, dan resepsionis Esteban Grassi sebelumnya didakwa dengan pembunuhan tidak disengaja, meskipun dakwaan tersebut kemudian dibatalkan. Dua orang lainnya, pegawai hotel Ezequiel Pereyra dan pelayan Braian Paiz, menghadapi tuduhan menyediakan kokain kepada Payne.
Kepergian Payne menyisakan duka mendalam bagi penggemar di seluruh dunia, termasuk Indonesia. One Direction, grup yang melambungkan namanya bersama Harry Styles, Niall Horan, Louis Tomlinson, dan Zayn Malik, masih dikenang lewat lagu-lagu seperti What Makes You Beautiful dan Story of My Life. Di Indonesia, basis penggemar grup ini tetap aktif di media sosial, dan kematian Payne kembali memicu diskusi tentang kesehatan mental serta tekanan hidup di industri hiburan.
Ke depan, pertanyaan terbesar adalah bagaimana Cheryl dan tim administrator akan mengelola harta warisan yang cukup besar untuk kepentingan Bear, terutama mengingat sang anak masih sangat muda. Sementara itu, perkembangan kasus hukum di Argentina akan terus menjadi sorotan, termasuk potensi tuntutan baru terhadap pihak-pihak yang dianggap lalai.



