Tottenham Naikkan Tawaran ke £85 Juta untuk Savinho, Manchester City di Persimpangan
Baca dalam 60 detik
- Tottenham Hotspur dikabarkan telah mengajukan tawaran resmi senilai £85 juta untuk merekrut winger asal Brasil, Savinho, dari Manchester City.
- Manajer Spurs, Roberto De Zerbi, ingin menambah daya gedor di lini serang setelah fokus belanja musim panas ini lebih banyak ke sektor tengah dan pertahanan.
- Keputusan kini berada di tangan City: menerima nilai yang sesuai permintaan awal mereka atau menolak dan berisiko kehilangan pemain yang tengah ngotot pindah.

Tottenham Hotspur dikabarkan telah melayangkan tawaran resmi senilai £85 juta untuk mengamankan jasa winger Manchester City, Savinho. Langkah ini menjadi sinyal bahwa klub London Utara tersebut serius menuntaskan perburuan pemain yang sudah berlangsung sejak musim panas lalu, sekaligus menempatkan City pada posisi sulit untuk mengambil keputusan.
Musim ini, Spurs memang gencar membenahi skuad di bawah arahan Roberto De Zerbi. Sandro Tonali dan Mateus Fernandes didatangkan untuk memperkuat lini tengah, sementara lini belakang dihuni oleh Jan Paul van Hecke, Marcos Senesi, dan Andy Robertson. Namun, sektor serang belum tersentuh secara signifikan. Padahal, performa Mohammed Kudus yang kerap cedera musim lalu membuktikan bahwa Tottenham tidak bisa mengandalkan satu winger eksplosif untuk memikul beban berat sepanjang musim.
Nama-nama besar seperti Cody Gakpo dari Liverpool sempat dikaitkan, tetapi juara bertahan Premier League itu enggan melepas pemainnya tanpa pengganti yang jelas. Situasi inilah yang membuat Savinho menjadi prioritas utama. Pemain berusia 22 tahun itu dianggap punya kecepatan, keberanian membawa bola, dan kemampuan bermain di kedua sisi sayap, yang bisa memberi fleksibilitas taktis bagi De Zerbi.
Meski di musim lalu Savinho hanya tampil 24 kali di liga dengan torehan satu gol dan dua assist, ia tetap dipandang sebagai prospek muda yang menjanjikan. Di bawah bimbingan pelatih yang dikenal gemar mengembangkan pemain menyerang, ia diyakini bisa berkembang pesat. Ketertarikan untuk mendapatkan menit bermain reguler menjadi daya tarik utama baginya untuk pindah ke Tottenham.
Menurut jurnalis Globo, Cahê Mota, tawaran £85 juta tersebut merupakan angka yang sebelumnya diminta City saat negosiasi awal. Namun, hingga kini belum ada persetujuan dari kubu juara Premier League. Mota juga melaporkan bahwa Savinho tengah dalam 'kebuntuan' dengan klubnya, meskipun ketidakhadirannya dalam latihan Kamis lalu disebut karena sakit, bukan aksi mogok.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, saga transfer ini menarik karena menunjukkan betapa dinamisnya pasar pemain Eropa. Nilai £85 juta untuk pemain yang belum menjadi starter reguler di klub sebesar City bisa menjadi tolok ukur bagaimana klub-klub besar berani berinvestasi pada potensi jangka panjang. Selain itu, ketertarikan klub-klub Eropa pada pemain Brasil kerap menjadi perhatian bagi penggemar di Tanah Air yang mengikuti perkembangan talenta Amerika Selatan.
Jika kesepakatan ini terwujud, Tottenham akan memecahkan rekor transfer mereka dan mengirim pesan kuat ke para pesaingnya. Namun, City juga berada dalam tekanan: melepas pemain muda berbakat dengan harga yang sesuai permintaan mereka sendiri, atau menahan dan berisiko kehilangan pemain yang tidak bahagia. Keputusan ini akan menjadi ujian apakah nilai yang mereka tetapkan sebelumnya benar-benar tulus atau hanya taktik negosiasi.
Dengan Savinho yang terus mendorong keinginan pindah dan De Zerbi yang menginginkannya, bola kini berada di tangan City. Pertanyaannya, akankah mereka memanfaatkan momen ini untuk merestui transfer besar, atau justru mempertahankan pemain yang bisa menjadi aset berharga di masa depan? Jawabannya akan menentukan arah bursa transfer musim panas ini.



