Jakarta Bersiap Diguyur Hujan Ringan Malam Ini, BMKG Rilis Rincian Per Wilayah
Baca dalam 60 detik
- BMKG memprediksi seluruh wilayah DKI Jakarta akan mengalami hujan ringan pada Minggu malam, setelah pagi hingga sore cerah berawan.
- Jakarta Barat dan Utara diprakirakan cerah di pagi hari, berawan siang, dan kabur menjelang hujan malam.
- Warga di Jakarta Selatan, Timur, Pusat, dan Kepulauan Seribu juga perlu waspada terhadap potensi hujan malam hari.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah DKI Jakarta pada Minggu (21/6/2026): hujan dengan intensitas ringan diprakirakan mengguyur seluruh kota pada malam hari, setelah sebagian besar wilayah menikmati cuaca cerah dan berawan sejak pagi.
Melalui unggahan di akun Instagram resmi @infobmkg, BMKG merinci pola cuaca per wilayah. Jakarta Barat dan Jakarta Utara diprediksi cerah pada pagi hari, kemudian berawan pada siang. Memasuki sore, kedua wilayah ini akan mengalami udara kabur yang mengurangi jarak pandang, sebelum hujan ringan turun pada malam hari dan kembali cerah berawan menjelang larut malam.
Sementara itu, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur diperkirakan menghadapi udara kabur sejak pagi, lalu berubah menjadi cerah berawan pada siang. Sore hari kembali kabur, dan hujan ringan diprakirakan turun pada malam hari, diikuti cerah berawan pada larut malam. Jakarta Pusat mendapat pola lebih sederhana: cerah pagi, cerah berawan siang hingga sore, hujan ringan malam hari, dan kembali cerah berawan larut malam.
Kepulauan Seribu menjadi wilayah dengan cuaca paling stabil: cerah berawan sejak pagi hingga sore, baru hujan ringan pada malam hari, dan kembali cerah berawan larut malam. BMKG mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi penurunan jarak pandang akibat kabut, terutama bagi pengendara di jalan tol dan jalur padat.
Prakiraan ini menjadi pengingat bagi warga Jakarta yang beraktivitas di luar ruangan pada malam hari untuk membawa payung atau jas hujan. Meski intensitas hujan tergolong ringan, kombinasi dengan udara kabur di sore hari dapat mengganggu visibilitas, terutama di kawasan Jakarta Selatan dan Timur yang mengalami kabut lebih awal. BMKG juga mencatat bahwa pola cuaca ini masih dalam rentang normal untuk musim pancaroba, di mana peralihan antara musim kemarau dan hujan sering membawa perubahan mendadak.
Bagi para pelaku usaha kecil seperti pedagang kaki lima dan penyedia jasa transportasi online, informasi ini krusial untuk mengatur jadwal operasional. Hujan ringan di malam hari biasanya tidak menyebabkan genangan parah, namun tetap berpotensi memperlambat arus lalu lintas di titik-titik rawan macet seperti Bundaran HI, Semanggi, dan Cawang. Warga diimbau memantau update cuaca melalui kanal resmi BMKG untuk antisipasi lebih lanjut.
Ke depan, BMKG diperkirakan akan merilis prakiraan cuaca mingguan yang dapat membantu perencanaan aktivitas warga Jakarta. Pertanyaan yang muncul: akankah pola hujan malam ini berlanjut hingga pekan depan, atau justru bergeser ke siang hari? Pemantauan dinamika atmosfer oleh BMKG menjadi kunci jawabannya.


