Saud Abdulhamid: Pemain Saudi Pertama yang Menembus Eropa dan Target Baru di Piala Dunia 2026
Baca dalam 60 detik
- Saud Abdulhamid menjadi pemain Saudi pertama yang bermain di Serie A, Ligue 1, dan mencetak gol di Liga Europa.
- Bek kanan 27 tahun ini kini menjadi pilar utama timnas Arab Saudi di Piala Dunia 2026 setelah tampil impresif bersama Lens.
- Langkahnya membuka peluang bagi pemain Asia lainnya untuk berkarier di Eropa, termasuk dari Indonesia.

Saud Abdulhamid, bek kanan Arab Saudi yang telah mencatatkan sejarah sebagai pemain pertama dari negaranya yang bermain di Serie A dan Ligue 1, kembali menjadi sorotan di Piala Dunia 2026. Penampilannya yang energik melawan Uruguay dalam laga pembuka Grup D menjadi bukti bahwa ia adalah salah satu pemain paling berpengaruh di skuad Green Falcons.
Dalam pertandingan yang berakhir imbang 1-1 di Miami Stadium, Abdulhamid memenangi dua duel satu lawan satu, mencapai kecepatan tertinggi 31 km/jam, dan menempuh jarak 9,264 kilometer. Namun, angka-angka itu hanya sebagian dari kontribusinya. Ia juga menjadi bagian penting saat Arab Saudi mengalahkan Argentina di Piala Dunia 2022, sebuah momen yang dikenang sebagai salah satu kejutan terbesar dalam sejarah turnamen.
Perjalanan Abdulhamid di Eropa dimulai pada Agustus 2024 ketika ia meninggalkan Al Hilal untuk bergabung dengan AS Roma. Meski hanya tampil delapan kali bersama Giallorossi, ia tetap menorehkan sejarah dengan menjadi pemain Saudi pertama yang mencetak gol di Liga Europa. Setelah masa pinjaman yang sukses di RC Lens, klub Prancis itu memutuskan untuk mempermanenkan statusnya pada awal bulan ini. Bersama Lens, Abdulhamid tampil 31 kali, mencetak dua gol dan empat assist, serta membantu klub finis kedua di Ligue 1 dan meraih Piala Prancis.
Pelatih Arab Saudi, Georgios Donis, memuji Abdulhamid sebagai contoh bagi pemain lain. "Saud menjadi panutan. Ia pernah di Roma dan kini di Lens yang akan bermain di Liga Champions setelah memenangi Piala Prancis. Ia pemain kunci musim ini," ujar Donis dalam wawancara dengan FIFA. Target berikutnya bagi Abdulhamid adalah menjadi pemain Saudi pertama yang tampil di Liga Champions, sebuah pencapaian yang kini semakin dekat setelah kontrak permanennya di Lens.
Bagi Indonesia, perjalanan Abdulhamid memberikan gambaran tentang pentingnya keberanian pemain Asia untuk merantau ke Eropa. Meski tidak mudah, seperti yang dialami Abdulhamid di Roma, ketekunan dan adaptasi dapat membuahkan hasil. Kehadirannya di Piala Dunia 2026 juga menjadi inspirasi bagi pemain muda Indonesia yang bercita-cita menembus kompetisi Eropa. Dengan gaya bermain sebagai wing-back yang suka maju, Abdulhamid akan menjadi ancaman bagi Spanyol pada laga berikutnya, setelah La Roja ditahan imbang tanpa gol oleh Tanjung Verde.
Pertanyaan besarnya, mampukah Abdulhamid membawa Arab Saudi melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026? Jika performanya terus konsisten, bukan tidak mungkin ia akan menjadi pemain Asia pertama yang benar-benar bersinar di panggung terbesar sepak bola Eropa dan dunia.



