Leeds United Siap Lepas Sebastiaan Bornauw, Hamburg Menanti di Bundesliga
Baca dalam 60 detik
- Leeds United akhirnya membuka pintu keluar bagi Sebastiaan Bornauw, hanya setahun setelah merekrutnya dengan nilai transfer £5 juta.
- Hamburg SV menjadi peminat utama, mencari bek tengah baru setelah kehilangan Luka Vuskovic, sementara Leeds berharap segera melepas pemain yang minim menit bermain.
- Keputusan ini juga berdampak pada kiper Lucas Perri yang dikabarkan hengkang ke Torino, seiring upaya Leeds merombak skuad di bursa transfer musim panas.

Leeds United mengubah sikapnya terhadap masa depan Sebastiaan Bornauw. Klub asal Yorkshire itu kini siap melepas bek asal Belgia tersebut, hanya beberapa bulan setelah memblokir kepergiannya pada Januari lalu. Hamburg SV, yang tengah berburu bek tengah, disebut-sebut menjadi tujuan paling mungkin bagi pemain berusia 26 tahun itu.
Bornauw baru bergabung dengan Leeds dari Wolfsburg pada musim panas 2024 dengan nilai transfer sekitar £5 juta. Namun, kariernya di Premier League tidak berjalan mulus. Ia hanya tampil sebagai starter dalam lima pertandingan liga sepanjang musim debutnya, dengan tingkat keberhasilan duel yang rendah, hanya 41,7 persen. Angka tersebut menjadi sorotan utama mengapa manajemen Leeds mulai mempertimbangkan untuk melepasnya.
Keputusan ini muncul di tengah aktivitas bursa transfer Leeds yang cukup agresif. Klub telah mendatangkan Harry Wilson dan Tarik Muharemovic, serta dikabarkan hampir mengamankan jasa kiper James Trafford dari Burnley. Dengan belanja besar, penjualan pemain menjadi langkah logis untuk menyeimbangkan keuangan, dan Bornauw tampaknya menjadi salah satu korban.
Menurut laporan Hamburger Abendblatt yang dikutip Sport Witness, Leeds telah memberi lampu hijau bagi kepergian Bornauw. Hamburg SV, yang baru saja kehilangan Luka Vuskovic setelah masa pinjamannya berakhir, sangat membutuhkan bek tengah baru dan menjadikan Bornauw sebagai target utama. Kepindahan kembali ke Bundesliga tampaknya menjadi skenario yang masuk akal bagi semua pihak, mengingat pengalaman Bornauw di liga Jerman sebelumnya.
Namun, pertanyaan besarnya adalah apakah Leeds bisa mendapatkan keuntungan dari penjualan ini. Dengan harga beli £5 juta, mereka mungkin hanya bisa menarik dana yang sama atau bahkan lebih rendah, mengingat performa pemain yang kurang meyakinkan. Manajemen Leeds, yang kini berada di bawah kendali 49ers Enterprises, harus berpikir cepat karena bursa transfer akan segera ditutup.
Selain Bornauw, Leeds juga bersiap melepas kiper Lucas Perri. Kiper asal Brasil itu dilaporkan akan bergabung dengan Torino di Serie A, hanya setahun setelah tiba di Elland Road. Perri gagal menggantikan peran Daniel Farke di bawah mistar gawang, bahkan kalah bersaing dengan Karl Darlow yang berusia 35 tahun. Kepergiannya akan memberi ruang bagi James Trafford, yang diharapkan menjadi solusi jangka panjang di posisi penjaga gawang.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, keputusan Leeds ini menarik untuk dicermati karena menunjukkan bagaimana klub-klub Eropa, termasuk yang baru promosi, tidak segan memangkas pemain yang tidak sesuai ekspektasi. Ini juga menjadi pelajaran bagi pemain Asia Tenggara yang ingin berkarier di liga top Eropa: performa konsisten adalah kunci, bukan sekadar nama besar.
Dengan waktu bursa yang semakin sempit, Leeds harus segera menyelesaikan negosiasi penjualan Bornauw dan Perri agar bisa fokus pada target lain. Pertanyaannya, akankah Hamburg mampu memenuhi banderol yang diminta Leeds? Atau akankah ada klub lain yang ikut serta dalam perburuan bek Belgia tersebut? Keputusan dalam beberapa pekan ke depan akan menentukan arah skuad Leeds untuk musim 2025/26.



