Fritz Kembali Taklukkan Zverev, Melaju ke Final Halle
Baca dalam 60 detik
- Taylor Fritz membalikkan keadaan untuk mengalahkan Alexander Zverev 6-7, 6-4, 7-5 di semifinal Halle, memperpanjang rekor kemenangan beruntunnya atas petenis Jerman itu menjadi tujuh pertandingan.
- Zverev, yang baru saja memenangkan gelar Grand Slam pertamanya di Prancis Terbuka, tampak kesulitan secara fisik di tengah suhu ekstrem dan membutuhkan perawatan medis selama pertandingan.
- Fritz akan menghadapi sesama Amerika Serikat Frances Tiafoe di final, sementara di Queen's, Tommy Paul dan Francisco Cerundolo juga melaju ke partai puncak.

Taylor Fritz kembali menunjukkan dominasinya atas Alexander Zverev dengan kemenangan dramatis 6-7 (4-7), 6-4, 7-5 di semifinal turnamen Halle, Jerman, Sabtu (22/6). Kemenangan ini memperpanjang rekor kemenangan beruntun Fritz atas petenis peringkat tiga dunia itu menjadi tujuh pertandingan, sekaligus mengantarkannya ke final kedua berturut-turut di lapangan rumput musim ini.
Zverev, yang baru saja mengangkat trofi Grand Slam pertamanya di Roland Garros awal bulan ini, datang ke Halle dengan modal 10 kemenangan beruntun. Namun, kondisi fisiknya menurun drastis di bawah terik matahari Jerman. Petenis tuan rumah itu beberapa kali memanggil fisioterapis dan tampak kesulitan bergerak di set kedua dan ketiga. Fritz, yang tetap tenang, memanfaatkan kelemahan lawannya untuk membalikkan keadaan setelah kalah di set pertama.
"Saya merasa dia mengalami masalah dengan sesuatu, mungkin karena cuaca yang sangat panas," ujar Fritz seusai pertandingan. "Saya merasa lebih baik darinya, jadi itu yang perlu saya katakan pada diri sendiri untuk bekerja keras."
Di partai final, Fritz akan berhadapan dengan rekan senegaranya, Frances Tiafoe, yang melaju setelah mengalahkan petenis Jerman Daniel Altmaier 6-1, 6-3. Pertandingan ini menjadi ajang pembuktian bagi tenis Amerika Serikat yang tengah menunjukkan kebangkitan di lapangan rumput. Sebelumnya, Ben Shelton mengalahkan Fritz di final Stuttgart, namun Fritz membalas dengan menyingkirkan Shelton di perempat final Halle.
Sementara itu, di turnamen Queen's Club, London, Tommy Paulโjuara edisi 2024โkembali melaju ke final setelah menundukkan Ugo Humbert 6-3, 6-3. Paul, yang tahun ini sudah mencapai empat final ATP, mengaku puas dengan performanya namun menargetkan gelar juara. "Saya sangat bersemangat bisa bermain di level seperti ini tahun ini, tapi baru satu gelar, jadi saya harus menang besok," katanya. Paul akan berhadapan dengan Francisco Cerundolo, yang mencapai final ATP 500 pertamanya setelah mengalahkan Brandon Nakashima 6-7 (5-7), 6-3, 6-4.
"Sepanjang pekan ini saya berjuang dari poin pertama hingga akhir. Tidak ada pertandingan yang mudah, semuanya intens. Tapi jika Anda memberikan segalanya di lapangan, Anda akan bahagia karena itulah yang terbaik yang bisa Anda lakukan. Hari ini berhasil," ujar Cerundolo.
Bagi penggemar tenis Indonesia, performa impresif para petenis Amerika di lapangan rumput patut dicermati. Dengan absennya Novak Djokovic, Carlos Alcaraz, dan Jannik Sinner di Halle, persaingan semakin terbuka. Fritz, yang kini menjadi salah satu kandidat kuat di Wimbledon mendatang, menunjukkan bahwa konsistensi dan ketahanan fisik menjadi kunci di permukaan yang cepat ini. Pertanyaan selanjutnya: mampukah Fritz mempertahankan momentumnya dan merebut gelar di Halle, atau Tiafoe akan menjadi batu sandungan terakhir?



