James Burrows Tutup Usia: Sutradara Legendaris di Balik Friends dan Cheers Meninggal di 85 Tahun
Baca dalam 60 detik
- James Burrows, sutradara yang mengarahkan lebih dari 1.000 episode serial ikonik seperti Friends dan Cheers, meninggal dunia pada usia 85 tahun.
- Para bintang seperti Matt LeBlanc dan Debra Messing mengenangnya sebagai mentor yang hangat dan revolusioner dalam dunia komedi televisi.
- Warisan Burrows terus hidup melalui pengaruhnya pada format sitkom modern, yang masih menjadi acuan bagi industri hiburan global, termasuk Indonesia.

James Burrows, sutradara televisi yang namanya identik dengan kesuksesan sitkom era 80-an hingga 2000-an, meninggal dunia pada Jumat pekan lalu di usia 85 tahun. Kepergian pria yang akrab disapa Jimmy ini meninggalkan duka mendalam bagi para aktor dan kru yang pernah bekerja bersamanya, termasuk bintang-bintang Friends dan Will & Grace.
Dalam pernyataan yang dirilis ke media, keluarga Burrows mengonfirmasi bahwa ia meninggal dengan tenang dikelilingi orang-orang terkasih. Sepanjang kariernya yang membentang lebih dari lima dekade, Burrows menyutradarai lebih dari seribu episode televisi dan meraih 11 penghargaan Emmy. Ia dianggap sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh dalam membentuk format sitkom modern.
Matt LeBlanc, yang memerankan Joey Tribbiani di Friends, menyebut Burrows sebagai ikon sejati. โKata-kata tidak bisa menggambarkan dampak dan pengaruhmu pada kami,โ tulisnya di Instagram. David Schwimmer, yang berperan sebagai Ross Geller, mengenang Burrows sebagai sosok yang hangat, rendah hati, dan murah hati. โDia membuat kami merasa aman, seperti keluarga,โ ujarnya. Lisa Kudrow, yang memerankan Phoebe Buffay, juga membagikan foto kenangan bersama Burrows di lokasi syuting.
Dari kubu Will & Grace, Debra Messing menyebut Burrows sebagai โtalenta tunggal dan revolusioner di televisiโ. Ia menambahkan, โDia membawa tawa dan cinta ke lebih banyak rumah di seluruh dunia dibandingkan sutradara TV mana pun dalam sejarah.โ Messing juga mengungkapkan bahwa setiap anggota pemeran yang pernah diarahkan Burrows merasa seperti anak-anaknya. โHari ini, kami kehilangan ayah TV kami,โ tulisnya.
Konteks Indonesia: Bagi pencinta sitkom di Indonesia, nama James Burrows mungkin tidak setenar para aktor yang ia sutradarai. Namun, karya-karyanya seperti Friends dan The Big Bang Theory telah menjadi tontonan lintas generasi dan memengaruhi cara komedi situasi diproduksi di dalam negeri. Banyak rumah produksi lokal yang mengadaptasi formula sitkom ala Burrows, meski dengan sentuhan budaya setempat. Kepergiannya menjadi pengingat akan pentingnya sosok di balik layar yang kerap luput dari sorotan.
Burrows meninggalkan istri, Debbie, empat putri, dan tujuh cucu. Sebelumnya, ia menikah dengan Linda Solomon dan dikaruniai tiga anak sebelum bercerai pada 1993. Keluarga menutup pernyataan dengan harapan agar warisannya terus dikenang. โDia akan sangat dirindukan dan selalu diingat,โ tulis mereka. Dengan berpulangnya Burrows, industri televisi kehilangan salah satu sutradara paling produktif dan dicintai. Pertanyaan yang tersisa: siapa yang akan meneruskan tongkat estafet kreativitasnya?



