Messi Cetak Hattrick Perdana di Piala Dunia, Argentina Hajar Aljazair 3-0
Baca dalam 60 detik
- Lionel Messi mencetak tiga gol pertamanya dalam satu pertandingan Piala Dunia, membawa Argentina menang 3-0 atas Aljazair di laga pembuka Grup J.
- Dengan 16 gol, Messi kini sejajar dengan Miroslav Klose sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.
- Kemenangan ini menjadi awal yang sempurna bagi Argentina untuk mempertahankan gelar juara dunia, setelah empat tahun lalu kalah di laga perdana.

Lionel Messi akhirnya menorehkan hattrick pertamanya di pentas Piala Dunia, sekaligus menyamai rekor gol terbanyak sepanjang masa turnamen, saat Argentina mengalahkan Aljazair 3-0 di Arrowhead Stadium, Kansas City, Selasa malam waktu setempat. Tiga gol tersebut tidak hanya memastikan kemenangan perdana sang juara bertahan di Grup J, tetapi juga menempatkan Messi dalam buku sejarah bersama legenda Jerman, Miroslav Klose, dengan koleksi 16 gol.
Gol pertama Messi tercipta pada menit awal setelah menerima umpan terobosan dari rekan setimnya di Inter Miami, Rodrigo De Paul. Gol kedua datang di awal babak kedua, dan gol ketiga tercipta sesaat sebelum ia ditarik keluar mendapat tepuk tangan meriah dari puluhan ribu pendukung Argentina yang memenuhi stadion. Pertandingan ini juga terasa istimewa karena bertepatan dengan 20 tahun debut Messi di Piala Dunia saat melawan Serbia dan Montenegro pada 2006โlaga di mana ia juga mencetak gol.
Bagi Argentina, hasil ini menjadi awal yang jauh lebih baik dibandingkan edisi 2022 di Qatar, ketika mereka justru kalah dari Arab Saudi di laga pembuka. Kekalahan itu sempat mengguncang tim, namun akhirnya menjadi titik balik menuju gelar juara. Kini, dengan performa gemilang Messi yang tak terganggu cedera hamstring ringan, Argentina menunjukkan kesiapan untuk mempertahankan mahkota.
Aljazair sendiri nyaris mencetak gol lebih dulu melalui Fares Chaibi, namun dianulir setelah VAR mendeteksi posisi offside. Messi kemudian membalas dengan gol pertama, dan sejak saat itu laga menjadi milik Argentina. Meski tampil dominan, Argentina tetap waspada karena Aljazair beberapa kali mengancam lewat serangan balik cepat. Namun, pertahanan Argentina yang solid mampu meredam setiap peluang.
Pertandingan ini juga memiliki makna khusus bagi sepak bola Amerika Serikat. Arrowhead Stadium menjadi saksi terwujudnya mimpi mendiang Lamar Hunt, tokoh penting di balik pertumbuhan sepak bola di AS sejak 1960-an. Putra-putranya, Clark dan Dan Hunt, kini melanjutkan peran tersebut dalam penyelenggaraan Piala Dunia 2026. Kehadiran quarterback Kansas City Chiefs, Patrick Mahomes, bersama istrinya Brittany di tribun penonton menambah kemeriahan malam itu.
Bagi Indonesia, performa Messi dan Argentina menjadi tontonan menarik, mengingat antusiasme tinggi masyarakat terhadap Piala Dunia. Meski Timnas Indonesia tidak tampil, turnamen ini tetap menjadi ajang hiburan dan inspirasi bagi pengembangan sepak bola nasional. Keberhasilan Argentina bangkit dari keterpurukan di laga perdana edisi sebelumnya juga bisa menjadi pelajaran berharga bagi tim-tim Asia, termasuk Indonesia, bahwa awal yang buruk bukan akhir dari segalanya.
Argentina selanjutnya akan menghadapi Austria di Arlington, Texas, pada 23 Juni, dan kemudian bertemu Yordania pada 27 Juni. Sementara Aljazair akan berhadapan dengan Yordania di Santa Clara, California, sebelum menutup fase grup melawan Austria di Kansas City. Pertanyaan besarnya: mampukah Messi mempertahankan performa ini hingga akhir turnamen dan membawa Argentina meraih gelar juara dunia kedua berturut-turut?



