Sri Lanka Pukul Juara Bertahan, Selandia Baru di Ambang Pintu Keluar Piala Dunia T20
Baca dalam 60 detik
- Kekalahan kelima berturut-turut membuat Selandia Baru terancam gagal lolos dari fase grup Piala Dunia T20 Wanita setelah ditaklukkan Sri Lanka.
- Penampilan apik Nilakshi de Silva (54* dari 37 bola) dan kesalahan fatal di lapangan menjadi faktor utama kemenangan Sri Lanka.
- Sri Lanka kini berpeluang lolos ke semifinal, sementara Selandia Baru harus bergantung pada hasil pertandingan lain.

Kekalahan mengejutkan dari Sri Lanka membuat Selandia Baru, juara bertahan Piala Dunia T20 Wanita, berada di ambang kegagalan melaju ke babak semifinal setelah takluk lima wicket di Southampton, Minggu (8/10).
Dalam pertandingan yang berlangsung sengit, Sri Lanka berhasil mengejar target 151 run dengan dua bola tersisa. Kemenangan ini menjadi penebus atas kekalahan telak mereka dari tuan rumah Inggris pada laga perdana. Bagi Selandia Baru, ini adalah kekalahan kedua beruntun setelah sebelumnya takluk dari Hindia Barat.
Masalah utama Selandia Baru kembali terletak pada kelemahan di lapangan. Setelah melakukan sejumlah kesalahan tangkapan saat melawan Hindia Barat, mereka kembali melakukan tiga kesalahan fatal, termasuk kegagalan Bree Illing menangkap bola mudah dari Nilakshi de Silva yang saat itu baru mengantongi satu run. De Silva kemudian tampil garang dan mengakhiri laga dengan skor 54 run tidak terkalahkan dari 37 bola.
Kapten Selandia Baru, Sophie Devine, dan Melie Kerr masing-masing menyumbang 45 run, namun total 150-6 yang mereka cetak dianggap kurang kompetitif. Sri Lanka sempat terpuruk di 55-4, namun duet De Silva dan Kaveesha Dilhari (yang kemudian run out) membawa tim kembali ke jalur kemenangan. Dukungan Kaushani Nuthyangana (24* dari 20 bola) di akhir laga memastikan kemenangan Sri Lanka.
Bagi pecinta kriket di Indonesia, hasil ini menunjukkan betapa ketatnya persaingan di level internasional. Sri Lanka, yang sering dianggap sebagai tim underdog, mampu mengalahkan juara bertahan berkat ketenangan dan strategi yang matang. Sementara itu, Selandia Baru harus mengevaluasi performa lapangan mereka yang menjadi kelemahan berulang.
Menurut analis kriket, kekalahan ini membuka peluang bagi tim lain di Grup 2, termasuk Inggris dan Hindia Barat, untuk lolos ke semifinal. Sri Lanka kini memiliki peluang realistis untuk melaju, sementara Selandia Baru harus berharap hasil pertandingan lain berpihak pada mereka.
Pertanyaan selanjutnya adalah: mampukah Sri Lanka mempertahankan momentum ini, atau justru Selandia Baru yang akan bangkit di pertandingan terakhir grup? Semua akan terjawab dalam beberapa hari ke depan.



