Stadion Direnovasi, Semen Padang FC Jadi Tim Musafir: Nil Maizar Jamin Performa Tak Terganggu
Baca dalam 60 detik
- Semen Padang FC akan bermarkas di Stadion Patriot Bekasi selama renovasi Stadion GHAS, status tim musafir untuk Liga 2 2026/2027.
- Pelatih Nil Maizar menegaskan tim tetap fokus pada target kemenangan, meski kehilangan dukungan penuh suporter kandang.
- Rekrutmen pemain sudah mencapai 70 persen, persiapan dikebut jelang kick-off Liga 2 musim depan.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8259639/original/037942700_1781508508-nil_2.jpg)
Pelatih kepala Semen Padang FC, Nil Maizar, memastikan performa timnya tidak akan surut meskipun harus menjalani musim 2026/2027 sebagai tim musafir. Kepastian itu disampaikan menyusul keputusan manajemen yang memindahkan markas sementara ke Stadion Patriot, Kota Bekasi, akibat renovasi Stadion Gelora Haji Agus Salim (GHAS) yang belum rampung.
Bagi klub berjuluk Kabau Sirah, status musafir bukanlah hal baru. Namun, kali ini tantangan lebih berat karena basis pendukung utama berada di Padang, sementara laga kandang akan digelar di luar Sumatera Barat. Nil Maizar mengakui bahwa dukungan suporter di kandang sendiri pasti berkurang, tetapi ia menegaskan hal itu tidak akan memengaruhi mentalitas tim.
“Menjadi tim musafir bukan perkara mudah. Kami akan kehilangan atmosfer kandang yang sesungguhnya. Tapi, apa pun kondisinya, kami harus tetap siap memenangkan setiap pertandingan,” ujar Nil Maizar dalam keterangan pers, Senin (15/6/2026).
Manajemen Semen Padang memilih Stadion Patriot sebagai home base karena pertimbangan logistik dan potensi dukungan dari perantau Minang di wilayah Jabodetabek. Nil Maizar berharap diaspora Minang dapat memadati stadion untuk memberikan dukungan langsung. “Kami tahu banyak dunsanak di rantau. Kami mohon dukungan penuh dari mereka,” tambahnya.
Di sisi lain, Nil Maizar yang baru resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala langsung bergerak cepat membentuk tim. Ia mengklaim perekrutan pemain sudah mencapai 70 persen dari total kebutuhan skuad. Staf pelatih juga sudah dilengkapi. “Hari pertama saya disahkan, langsung bekerja. Persiapan harus matang sebelum kick-off,” tegasnya.
Liga 2 musim 2026/2027 diprediksi berjalan ketat. Semen Padang yang musim lalu nyaris promosi kini harus beradaptasi dengan situasi baru. Keputusan bermarkas di Bekasi setidaknya mengurangi beban perjalanan tim saat bertanding melawan klub-klub Jawa, namun tetap menyisakan tantangan membangun chemistry di kandang pinjaman.
Pertanyaan besar kini: akankah status musafir justru menjadi pelecut semangat Kabau Sirah untuk bangkit, atau sebaliknya menggerus konsistensi? Jawabannya baru akan terlihat saat kompetisi bergulir.