Ribuan Mahasiswa Geruduk Jakarta: Tolak Kenaikan BBM dan Program Makan Gratis yang Dihantui Skandal
Baca dalam 60 detik
- Demonstrasi mahasiswa di Jakarta menuntut penghentian program makan gratis senilai Rp 28 miliar per tahun yang dinilai boros dan sarat korupsi.
- Kenaikan harga Pertamax lebih dari 30% memicu gelombang protes di tengah pelemahan rupiah dan tekanan fiskal akibat belanja negara yang membengkak.
- Pemecatan kepala badan pengelola program makan gratis pekan lalu menjadi puncak kekhawatiran publik akan tata kelola pemerintahan Prabowo.

Ribuan mahasiswa memadati kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Jumat (14/3), dalam aksi unjuk rasa yang mengecam kebijakan fiskal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Mereka menuntut penghentian program makan gratis yang dinilai boros dan rentan korupsi, serta memprotes kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang baru saja diberlakukan.
Aksi ini menjadi puncak dari akumulasi kekecewaan publik yang telah berlangsung berbulan-bulan. Tagar #MenujuIndonesiaBangkrut mendominasi linimasa media sosial, menggambarkan kekhawatiran generasi muda terhadap arah kebijakan ekonomi nasional. Mahasiswa dari berbagai universitas di Jakarta dan sekitarnya terlibat dalam bentrokan dengan aparat kepolisian yang berupaya membubarkan massa.
Kenaikan harga BBM jenis Pertamax sebesar lebih dari 30% oleh Pertamina menjadi pemicu utama. Langkah ini diambil di tengah tekanan anggaran akibat program-program ambisius Prabowo, terutama program makan gratis yang menyedot dana hingga Rp 28 miliar per tahun. Program unggulan yang digembar-gemborkan sebagai investasi masa depan ini justru dihantui skandal: kasus keracunan massal dan dugaan korupsi yang mencuat dalam beberapa pekan terakhir.
"Harga BBM naik, hidup makin susah," teriak Zaki, seorang mahasiswa, di hadapan polisi. "Mereka bilang demonstrasi dijamin konstitusi? Tapi hari ini tidak terjadi," lanjutnya. Video yang beredar menunjukkan mahasiswa berusaha mendobrak barikade polisi, sementara aparat berupaya menghalau dengan perisai. Belum ada laporan korban luka dalam insiden tersebut.
Program makan gratis merupakan janji kampanye utama Prabowo pada Pilpres 2024. Namun, pelaksanaannya menuai kritik sejak awal. Rina, mahasiswi lainnya, menilai program itu "tidak jelas dari awal". "Ada keracunan massal, korupsi. Publik minta dihentikan, tapi diabaikan," ujarnya. Pekan lalu, Presiden Prabowo memecat kepala badan yang mengelola program tersebut sebagai respons atas skandal yang terus berlanjut.
"Fuel prices are going up, and our lives are getting harder." β Zaki, mahasiswa peserta aksi
Unjuk rasa ini terjadi kurang dari setahun setelah demonstrasi anti-pemerintah yang berujung kekerasan pada Agustus lalu, dipicu oleh kematian seorang kurir ojek daring. Saat itu, kemarahan publik menyasar elit politik dan dugaan salah urus negara. Kini, isu serupa kembali mengemuka di tengah tekanan ekonomi yang makin nyata.
Pemerintah beralasan kenaikan harga BBM diperlukan untuk menjaga stabilitas fiskal di tengah beban subsidi yang membengkak. Namun, mahasiswa dan pengamat menilai kebijakan ini justru akan memperparah daya beli masyarakat kelas menengah. Dengan rupiah yang terus terpuruk dan inflasi yang mengintai, pertanyaan besarnya adalah: sejauh mana pemerintah mampu meredam gejolak sosial sebelum Pemilu 2029?



