Perombakan Manajemen Juventus: Peluang Baru Negosiasi Kontrak Vlahovic
Baca dalam 60 detik
- Giovanni Carnevali ditunjuk sebagai CEO baru Juventus menggantikan Damien Comolli yang mundur setelah satu musim.
- Negosiasi kontrak Dusan Vlahovic yang mandek di bawah Comolli bisa dihidupkan kembali, dengan tawaran gaji β¬6 juta per musim.
- Jika Vlahovic hengkang, Kenan Yildiz akan menjadi pemain dengan bayaran tertinggi di Juventus musim depan.

Juventus kembali melakukan perombakan besar di jajaran direksi. Damien Comolli, yang baru menjabat sebagai CEO selama satu musim, dilaporkan akan mengundurkan diri dalam rapat dewan direksi luar biasa hari ini. Posisinya akan digantikan oleh Giovanni Carnevali, sosok yang sebelumnya sukses menangani Sassuolo. Langkah ini membuka peluang baru bagi negosiasi kontrak penyerang andalan, Dusan Vlahovic, yang mandek di era Comolli.
Menurut laporan Gazzetta dello Sport, Carnevali diyakini akan melanjutkan pembicaraan dengan Vlahovic yang kontraknya di Turin akan berakhir pada akhir Juni. Sebelumnya, Comolli gagal mencapai kesepakatan dengan pemain asal Serbia tersebut setelah hanya menawarkan gaji β¬6 juta per musim ditambah bonus. Angka ini jauh dari permintaan sang pemain yang musim lalu menerima total β¬12 juta termasuk tambahan. Perbedaan signifikan ini menjadi salah satu penyebab kebuntuan negosiasi.
Kepergian Vlahovic akan berdampak pada struktur gaji klub. Jika ia hengkang, Kenan Yildiz akan menjadi pemain dengan bayaran tertinggi di Allianz Stadium musim depan dengan gaji β¬7 juta per tahun. Situasi ini menunjukkan Juventus tengah melakukan penyesuaian finansial setelah beberapa musim terakhir dibebani gaji besar. Di sisi lain, klub tetap memantau sejumlah nama untuk memperkuat lini depan, termasuk Alexander Sorloth, Randal Kolo Muani, dan Emiliano Martinez.
Keputusan Juventus mengganti Comolli dengan Carnevali juga membawa implikasi pada strategi transfer. Carnevali dikenal memiliki jaringan luas di Italia, terutama dengan Sassuolo. Hal ini memicu spekulasi bahwa Tarik Muharemovic, produk akademi Juventus yang kini bermain di Sassuolo, bisa kembali ke Turin. Langkah ini sejalan dengan kebijakan Juventus yang mulai mengandalkan pemain muda untuk mengurangi beban gaji.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, perombakan ini menarik untuk diikuti karena Juventus memiliki basis penggemar yang besar di Tanah Air. Keputusan Carnevali dalam menangani kontrak Vlahovic akan menentukan arah klub musim depan. Apakah ia akan mempertahankan sang bomber atau melepasnya untuk membangun tim baru? Jawabannya akan terlihat dalam beberapa pekan ke depan.



