Juventus Target Dana Segar €50 Juta: Lima Pemain Dilego Demi Tutup Lubang Finansial
Baca dalam 60 detik
- Juventus menargetkan pemasukan €50 juta dari penjualan pemain sebelum akhir Juni untuk mengompensasi hilangnya pendapatan akibat gagal lolos ke Liga Champions.
- Andrea Cambiaso menjadi aset termahal dengan banderol €40 juta, sementara Nico Gonzalez, Douglas Luiz, Arthur Melo, dan Fabio Miretti juga masuk daftar jual.
- Hubungan erat CEO anyar Juventus, Giovanni Carnevali, dengan Beppe Marotta di Inter Milan membuka peluang negosiasi lintas rival, termasuk potensi pertukaran pemain.

Juventus bergegas mengamankan dana segar sekitar €50 juta melalui penjualan pemain sebelum akhir Juni, menyusul kegagalan mereka lolos ke Liga Champions musim depan. Langkah ini menjadi krusial untuk menambal penurunan pendapatan yang dipicu absennya Si Nyonya Tua dari kompetisi elite Eropa.
Menurut laporan Tuttosport, klub asal Turin itu telah menyiapkan daftar lima pemain yang siap dilego. Mereka adalah Andrea Cambiaso, Nico Gonzalez, Douglas Luiz, Arthur Melo, dan Fabio Miretti. Dari kelima nama tersebut, Cambiaso menjadi yang paling bernilai dengan banderol sekitar €40 juta—angka yang disebut-sebut sudah menarik minat sejumlah klub, termasuk Inter Milan.
Keputusan ini tak lepas dari perubahan di pucuk pimpinan. Giovanni Carnevali baru saja ditunjuk sebagai CEO menggantikan Damien Comolli. Kedekatan Carnevali dengan Beppe Marotta—direktur olahraga Inter Milan—yang terjalin sejak masa mereka bersama di Sassuolo, membuka peluang negosiasi langsung antara dua rival berat Serie A. Bahkan, kabar beredar bahwa Inter bisa saja melepas Davide Frattesi atau Carlos Augusto ke Juventus, baik secara tunai maupun skema tukar tambah plus uang.
Di sisi lain, masa depan Nico Gonzalez masih menggantung. Pemain Argentina itu menghabiskan musim 2025/26 dengan status pinjaman di Atletico Madrid, namun menit bermainnya tak cukup untuk mengaktifkan klausul pembelian wajib. Meski begitu, Atletico dikabarkan tetap berniat mempermanenkannya, hanya saja mereka mengincar diskon—angka €25 juta disebut sebagai titik temu yang mungkin.
Dua gelandang Brasil, Douglas Luiz dan Arthur Melo, juga masuk dalam daftang jual. Arthur, yang musim lalu dipinjamkan ke Gremio, diminati untuk dipermanenkan oleh klub Brasil tersebut. Namun, Juventus menginginkan setidaknya €10 juta agar tidak mencatat kerugian modal—angka yang dinilai terlalu tinggi oleh Gremio. Sementara itu, Fabio Miretti—produk akademi Juventus—juga bisa hengkang jika ada tawaran sekitar €15 juta.
Bagi pengamat sepak bola Italia, langkah ini menunjukkan betapa seriusnya dampak finansial akibat gagal tampil di Liga Champions. Juventus, yang terbiasa bersaing di level tertinggi Eropa, kini harus merelakan sejumlah pemain kunci demi menjaga keseimbangan neraca keuangan. Keputusan ini juga menjadi ujian bagi Carnevali dalam menjalankan peran barunya, terutama dalam bernegosiasi dengan rival sekota Inter.
Ke depan, pertanyaan besarnya adalah: mampukah Juventus mencapai target €50 juta tanpa harus melepas pemain dengan harga di bawah pasar? Atau justru hubungan Carnevali-Marotta akan membuka jalan bagi kesepakatan yang saling menguntungkan? Jawabannya akan terlihat dalam beberapa pekan ke depan, saat bursa transfer musim panas mulai bergulir.



