Cafu Yakin Ancelotti Bawa Brasil ke Semifinal Piala Dunia 2026
Baca dalam 60 detik
- Legenda Brasil Cafu memuji Carlo Ancelotti sebagai pelatih yang mampu mengembalikan identitas dan kepercayaan diri tim.
- Cafu mencontohkan semangat tim Piala Dunia 2002 sebagai kunci sukses yang harus ditiru Brasil saat ini.
- Dengan Ancelotti, Brasil diprediksi mencapai semifinal, di mana sejarah membuktikan mereka sangat berbahaya.

Legenda sepak bola Brasil, Cafu, meyakini bahwa kehadiran Carlo Ancelotti sebagai pelatih kepala dapat membawa Seleção melaju hingga semifinal Piala Dunia 2026. Keyakinan ini disampaikan Cafu dalam kolomnya di Gazzetta dello Sport, di mana ia menekankan bahwa faktor kepelatihan dan semangat tim sama pentingnya dengan bakat individu.
Menurut Cafu, Ancelotti adalah sosok yang tepat untuk mengembalikan identitas Brasil yang sempat pudar dalam beberapa tahun terakhir. “Kemampuan internasionalnya, cara mengelola pemain bintang, dan ketenangannya adalah kualitas fundamental yang dibutuhkan tim nasional yang memiliki talenta namun kerap gagal di momen krusial,” tulisnya. Ancelotti dinilai membawa ketenangan dan kepemimpinan, dua elemen yang hilang dari Brasil belakangan ini.
Cafu, yang dua kali merasakan juara dunia (1994 dan 2002), mengingatkan bahwa kesuksesan Brasil tidak hanya bergantung pada skill individu. Ia merujuk pada Piala Dunia 2002 sebagai cetak biru ideal. Saat itu, pelatih Luiz Felipe Scolari menyadari suasana tim tidak kondusif dan meminta para pemain untuk lebih ceria. Ronaldinho menjadi motor perubahan dengan ritme permainannya yang menghidupkan semangat tim. “Tim itu sangat kuat, tapi perbedaan dibuat oleh persatuan, senyuman, dan keinginan untuk bersama,” kenang Cafu.
Bagi penggemar sepak bola di Indonesia, perkembangan ini menarik karena Brasil selalu menjadi tim favorit dengan gaya bermain menyerang. Jika Ancelotti berhasil mengembalikan kepercayaan diri Brasil, maka persaingan di Piala Dunia 2026 akan semakin sengit. Apalagi, turnamen mendatang akan diikuti lebih banyak tim, membuka peluang kejutan.
Cafu dengan tegas menyatakan bahwa Brasil adalah salah satu kandidat juara. “Saya percaya dengan Ancelotti dan potensi skuad kami, Brasil punya alasan kuat untuk mencapai setidaknya semifinal. Dan ketika Brasil mencapai empat besar, apa pun bisa terjadi. Sejarah mengajarkan: ketika Brasil menemukan kembali kepercayaan diri dan semangat tim, mereka menjadi tim yang tidak ingin dihadapi siapa pun,” pungkasnya.
“Ketika Brasil mencapai semifinal, sejarah membuktikan mereka sangat berbahaya. Tidak ada tim yang ingin menghadapi Brasil yang percaya diri.” – Cafu
Pertanyaan besarnya adalah apakah Ancelotti mampu menyatukan para pemain Brasil yang mayoritas bermain di Eropa dan memiliki ego tinggi? Jika ia berhasil, bukan tidak mungkin Brasil akan kembali ke puncak dunia pada 2026.


