Kabar Baru: Seri NieR Dikabarkan Kembali pada 2025, Penggemar Menanti
Baca dalam 60 detik
- Insider Nate The Hate mengungkap rumor bahwa sekuel baru NieR tengah dikembangkan dan ditargetkan rilis 2025.
- Square Enix belum memberikan konfirmasi resmi, membuat penggemar gelisah setelah tiga tahun tanpa kabar.
- Jika terwujud, game ini berpotensi memperkuat posisi Square Enix di pasar global, termasuk Indonesia yang memiliki basis penggemar JRPG yang besar.

Setelah lebih dari tiga tahun tanpa pengumuman resmi, serial game legendaris NieR kembali mencuri perhatian. Seorang insider industri, Nate The Hate, mengklaim telah mendengar kabar bahwa Square Enix tengah menggarap entri baru waralaba tersebut yang direncanakan rilis pada 2025. Klaim ini disampaikan dalam podcast prediksi Xbox Games Showcase dan langsung memicu gelombang spekulasi di kalangan penggemar.
Sejak perilisan ulang NieR Replicant ver.1.22474487139 pada April 2021, Square Enix nyaris bungkam soal masa depan seri ini. Tidak ada sekuel, spin-off, atau bahkan proyek sampingan yang diumumkan. Ketiadaan informasi ini membuat komunitas penggemar mulai kehilangan kesabaran, apalagi mengingat kesuksesan kritis dan komersial NieR: Automata yang dirilis pada 2017 lalu.
Nate The Hate, yang dikenal memiliki rekam jejak cukup akurat dalam membocorkan rencana industri game, mengaku mendengar rumor tersebut tahun lalu. Namun, ia menekankan bahwa detail yang diperolehnya masih sangat terbatas dan belum ada informasi tambahan yang diterima sepanjang tahun ini. “Ini bukanlah detail besar, dan saya belum mendapat pembaruan lebih lanjut,” ujarnya dalam podcast tersebut. Pernyataan ini menimbulkan tanda tanya besar: apakah proyek tersebut masih berjalan atau justru telah dihentikan?
Bagi penggemar di Indonesia, kabar ini tentu menarik. Komunitas JRPG (Japanese Role-Playing Game) di Tanah Air cukup besar, dan seri NieR memiliki basis penggemar setia berkat narasi filosofis serta soundtrack ikoniknya. Jika proyek ini benar-benar ada, bukan tidak mungkin Square Enix akan menyasar pasar Asia Tenggara, termasuk Indonesia, sebagai salah satu target pemasaran utama. Apalagi, tren game konsol dan PC di Indonesia terus meningkat, dengan banyak gamer yang aktif mengikuti perilisan game-game besar.
Namun, perlu diingat bahwa rumor ini masih perlu dikonfirmasi. Square Enix sendiri belum memberikan pernyataan resmi, dan para pengamat industri menyarankan untuk tidak terlalu berekspektasi tinggi. “Banyak proyek game yang batal di tengah jalan, apalagi yang hanya sebatas rumor,” kata seorang analis game yang enggan disebut namanya. “Tapi jika benar NieR baru sedang dikembangkan, ini bisa menjadi salah satu game paling dinanti tahun 2025.”
Ke depan, pertanyaan besarnya adalah: akankah Square Enix akhirnya angkat bicara di ajang seperti Tokyo Game Show atau The Game Awards tahun ini? Atau justru para penggemar harus bersabar lebih lama lagi? Satu hal yang pasti, serial NieR telah membuktikan daya tahannya di industri game, dan setiap bisikan tentang kelanjutannya selalu mampu mengguncang komunitas.



