Amazon Bantah Akan Ambil Alih Lisensi James Bond dari IO Interactive, Sekuel Tetap Dijanjikan
Baca dalam 60 detik
- Kepala divisi game Amazon, Jeff Gattis, membantah pernyataan sebelumnya yang diartikan sebagai rencana mengambil alih penerbitan game James Bond dari IO Interactive.
- Gattis menegaskan IO Interactive tetap mitra utama dan mengonfirmasi kunjungannya ke studio di Kopenhagen sebagai bentuk dukungan.
- Amazon mengisyaratkan sekuel untuk Project 007 akan hadir jika permintaan pasar masih tinggi, tanpa memberikan jadwal pasti.

Amazon akhirnya angkat bicara untuk meredakan spekulasi yang menyebut raksasa teknologi itu berniat mengambil alih lisensi game James Bond dari pengembang IO Interactive. Kepala divisi game Amazon, Jeff Gattis, secara tegas membantah kabar tersebut dan menegaskan bahwa kerja sama dengan IO Interactive tetap berjalan baik.
Dalam wawancara dengan IGN, Gattis mengklarifikasi bahwa pernyataan sebelumnya yang diartikan sebagai sinyal pengambilalihan hanyalah kesalahpahaman. “Saya tidak pernah mengonfirmasi bahwa Amazon Game Studios yang akan menerbitkan game berikutnya. Tidak ada pernyataan seperti itu,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa kunjungannya ke kantor IO Interactive di Kopenhagen beberapa bulan lalu adalah bentuk dukungan, bukan negosiasi akuisisi.
Klarifikasi ini muncul setelah kekhawatiran meluas di kalangan penggemar bahwa Amazon akan merebut kendali penuh atas franchise James Bond dari IO Interactive, yang selama ini dikenal lewat seri Hitman. Padahal, IO Interactive tengah menggarap Project 007, game orisinal James Bond yang diumumkan sejak 2020.
Gattis juga menegaskan bahwa Amazon tidak bernama menarik lisensi dari IO Interactive. “IO adalah mitra yang hebat. Mereka telah bekerja sama dengan sangat baik,” katanya. Ia pun meminta publik untuk bersabar dan memberi ruang bagi game pertama untuk dirilis sebelum membahas sekuel. “Biarkan game itu bernapas dan punya harinya sendiri.”
Meski demikian, Gattis tidak menutup kemungkinan adanya sekuel. “Percayalah, kami akan bersikap cerdas soal ini. Selama ada permintaan dari pemain, aman untuk mengatakan game itu akan dibuat. Ya, sepertinya sekuel layak untuk dihadirkan,” ujarnya. Pernyataan ini mengindikasikan bahwa Amazon melihat potensi jangka panjang dari waralaba James Bond di tangan IO Interactive.
Bagi industri game di Indonesia, perkembangan ini menarik untuk dicermati. Pasar game Indonesia yang terus tumbuh, terutama di segmen konsol dan PC, menjadikan franchise seperti James Bond sebagai salah satu yang dinantikan. Keterlibatan Amazon sebagai penerbit juga membuka peluang bagi pemain Indonesia untuk mendapatkan akses lebih mudah melalui layanan seperti Prime Gaming. Namun, belum ada kepastian apakah Project 007 akan mendukung bahasa Indonesia atau memiliki server regional.
Ke depannya, pertanyaan terbesar adalah kapan Project 007 akan dirilis dan bagaimana respons pasar terhadap game mata-mata pertama yang dikembangkan oleh IO Interactive. Dengan dukungan Amazon, sekuel tampaknya bukan lagi sekadar angan-angan, melainkan sebuah kepastian yang tinggal menunggu waktu.



