Rumor Pembatalan Marvel's Blade Mereda: Arkane Studios Pastikan Proyek Masih Berjalan
Baca dalam 60 detik
- Asisten Creative Director Arkane Studios mengunggah GIF yang menegaskan tim masih mengerjakan Marvel's Blade, membantah rumor pembatalan.
- Insider Jeff Grubb menarik kembali pernyataannya bahwa game tersebut mungkin dihentikan, mengaku hanya berspekulasi.
- Proyek yang diumumkan sejak 2023 ini masih tercantum di situs resmi Arkane dan lowongan pekerjaan terkait masih dibuka.

Rumor pembatalan game Marvel's Blade yang dikembangkan Arkane Studios langsung dipadamkan oleh pihak pengembang. Kurang dari 24 jam setelah spekulasi merebak, Jean-Luc Monnet, Asisten Creative Director Arkane, mengunggah GIF yang mengonfirmasi bahwa timnya masih aktif menggarap proyek tersebut. Pernyataan ini sekaligus membantah klaim bahwa game bertema pemburu vampir Marvel itu telah dihentikan oleh Bethesda Softworks.
Kekhawatiran publik muncul setelah jurnalis dan insider industri game Jeff Grubb, dalam sesi reaksi langsung terhadap Xbox Games Showcase 2026, menyebut bahwa Marvel's Blade kemungkinan besar sudah disimpan di rak. Namun, Grubb kemudian menarik kembali pernyataannya dan mengaku bahwa itu hanyalah spekulasi pribadi tanpa dasar konfirmasi dari penerbit.
Kabar ini tentu melegakan para penggemar yang sudah lama menanti kehadiran game aksi-petualangan tersebut. Marvel's Blade diumumkan dengan konsep yang menjanjikan: pemain akan menjelma sebagai Eric Brooks, pemburu vampir setengah manusia-setengah abadi, dalam dunia yang gelap dan penuh intrik. Namun, keheningan selama dua setengah tahun sejak pengumuman memicu spekulasi bahwa proyek tersebut mungkin mengalami kendala atau bahkan dibatalkan di tengah jalan.
Konteks industri game global menunjukkan bahwa pembatalan proyek besar bukanlah hal asing. Beberapa judul ambisius sering kali kandas karena perubahan strategi penerbit, masalah teknis, atau pergeseran prioritas. Bethesda sendiri, sebagai induk Arkane, dikenal cukup ketat dalam mengevaluasi portofolio gamenya. Namun, dalam kasus ini, indikasi dari internal studio justru memperkuat bahwa pengembangan masih berjalan, meskipun tanpa pengumuman besar.
Bagi penggemar di Indonesia, perkembangan ini menjadi angin segar. Pasar game Tanah Air terus tumbuh dan antusiasme terhadap judul-judul superhero sangat tinggi, terutama setelah kesuksesan Marvel's Spider-Man dan Guardians of the Galaxy. Kehadiran Blade yang dikembangkan oleh Arkane, studio yang dikenal lewat seri Dishonored dan Deathloop, diharapkan mampu menghadirkan pengalaman bermain yang unik dengan mekanisme stealth dan aksi yang khas.
Meski demikian, pertanyaan mengenai jadwal rilis masih menggantung. Arkane belum memberikan pernyataan resmi kapan Marvel's Blade akan hadir. Dengan status produksi yang masih awal saat diumumkan, kemungkinan besar game ini baru akan dirilis dalam beberapa tahun ke depan. Spekulasi liar yang tidak berdasar hanya akan merugikan kepercayaan publik. Kini, yang terpenting adalah menunggu pengumuman resmi dari Arkane atau Bethesda.



