Liverpool Bidik Darwin Nunez Lagi: Pelatih Baru Jadi Kunci?
Baca dalam 60 detik
- Liverpool dikabarkan kembali membuka komunikasi dengan Darwin Nunez, striker yang dilepas ke Al-Hilal musim lalu.
- Manajer anyar The Reds, Andoni Iraola, disebut-sebut sebagai pengagum berat gaya bermain Nunez, berbeda dengan pendahulunya.
- Kepulangan Nunez ke Anfield dinilai berisiko tinggi mengingat produktivitas golnya yang rendah di musim terakhirnya.
Liverpool dikabarkan kembali menjajaki kemungkinan mendatangkan Darwin Nunez, striker Uruguay yang baru setahun membela Al-Hilal di Liga Saudi. Langkah ini mengejutkan karena Nunez dilepas dengan harga £46 juta pada musim panas lalu atas keputusan pelatih sebelumnya, Arne Slot.
Menurut laporan TEAMtalk, Nunez telah sepakat untuk mengakhiri kontraknya lebih awal dengan Al-Hilal. Situasi ini membuka peluang bagi sejumlah klub Eropa, termasuk Liverpool, Chelsea, Newcastle United, Aston Villa, dan Tottenham Hotspur, untuk mendapatkan tanda tangannya. The Reds disebut-sebut berada di posisi terdepan dalam perburuan ini.
Yang menarik, minat Liverpool kali ini didorong oleh kekaguman pribadi manajer baru mereka, Andoni Iraola. Iraola, yang menggantikan Slot, dikenal sebagai pengagum etos kerja Nunez. Sebelumnya, Slot justru menepikan Nunez karena dianggap tidak konsisten di depan gawang. Dalam musim terakhirnya di Anfield, Nunez hanya mencetak lima gol dari 30 penampilan Premier League—catatan yang jauh dari harapan untuk seorang striker utama.
Legenda Skotlandia Ally McCoist pernah memuji Nunez setelah assistnya untuk gol kemenangan Harvey Elliott melawan Paris Saint-Germain di Liga Champions 2024/25. “Sepak bola yang luar biasa dari Darwin Nunez. Biasanya dia akan melepaskan tembakan, tapi kali ini dia memilih opsi yang tepat,” ujar McCoist. Namun, momen gemilang seperti itu terlalu jarang terjadi selama masa baktinya di Liverpool.
Keputusan untuk merekrut kembali Nunez tentu mengandung risiko. Selain produktivitas gol yang rendah, ia juga harus bersedia menerima peran terbatas dan tuntutan gaji yang tidak terlalu tinggi. Di sisi lain, kepergian Ibrahima Konate ke Real Madrid dan cedera panjang Hugo Ekitike membuat lini depan Liverpool membutuhkan tambahan amunisi. Apalagi, The Reds juga tengah bersiap kehilangan Mohamed Salah yang dikabarkan akan hengkang.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, saga transfer ini menarik untuk diikuti karena menunjukkan dinamika kekuasaan antara manajer dan direktur klub. Jika Iraola berhasil mendatangkan pemain yang sebelumnya ditolak Slot, hal itu bisa menjadi sinyal bahwa pelatih baru memiliki kendali penuh atas strategi transfer. Namun, jika Nunez gagal lagi, reputasi Iraola sebagai pemburu talenta bisa tercoreng.
Pertanyaan besarnya: apakah Liverpool bersedia mengulang kesalahan yang sama, atau justru Iraola mampu memoles kembali performa Nunez seperti yang ia lakukan terhadap pemain lain di Bournemouth? Jawabannya akan terungkap dalam beberapa pekan ke depan.



