Kartu Grafis Generasi Berikutnya dari NVIDIA dan AMD Diprediksi Baru Rilis 2027–2028
Baca dalam 60 detik
- Kekurangan pasokan memori menjadi penyebab utama penundaan peluncuran GPU generasi baru, menurut produsen di Computex 2026.
- NVIDIA dan AMD diperkirakan merilis produknya pada kuartal II–III 2027, namun rumor lain menyebut bisa molor hingga awal 2028.
- Kedua raksasa chip kemungkinan tidak akan meluncurkan GPU secara bersamaan, mengingat strategi pasar yang berbeda.

Kabar terbaru dari industri semikonduktor menunjukkan bahwa konsumen mungkin harus bersabar lebih lama untuk mendapatkan kartu grafis generasi berikutnya dari NVIDIA dan AMD. Berdasarkan pernyataan sejumlah produsen yang diwawancarai dalam ajang Computex 2026, kendala pasokan memori menjadi faktor utama yang menunda kehadiran GPU anyar tersebut.
Menurut laporan yang dihimpun oleh situs Tweakers, para produsen komponen mengindikasikan bahwa GPU generasi berikutnya dari kedua perusahaan kemungkinan baru akan tersedia pada kuartal kedua atau ketiga tahun 2027. Namun, rumor lain yang beredar di kalangan industri menyebutkan peluncuran bisa mundur hingga akhir 2027, bahkan berpotensi molor hingga awal 2028.
Keterlambatan ini tidak lepas dari ketatnya pasokan memori berkecepatan tinggi yang dibutuhkan untuk arsitektur GPU terbaru. Produsen memori seperti Samsung dan SK Hynix masih berupaya meningkatkan kapasitas produksi untuk memenuhi permintaan yang melonjak, tidak hanya dari sektor grafis tetapi juga dari kecerdasan buatan dan pusat data.
Menariknya, NVIDIA dan AMD diprediksi tidak akan mengikuti jadwal yang sama. Kedua perusahaan memiliki strategi pasar yang berbeda, di mana NVIDIA cenderung fokus pada segmen premium dengan arsitektur baru, sementara AMD kerap menawarkan harga lebih kompetitif. Hal ini memungkinkan mereka untuk meluncurkan produk pada waktu yang tidak beriringan, tergantung pada kesiapan rantai pasok dan target pasar masing-masing.
Bagi pasar Indonesia, keterlambatan ini bisa berdampak pada ketersediaan kartu grafis di tingkat ritel. Para penggemar PC gaming dan pekerja kreatif di Tanah Air mungkin harus menunggu lebih lama untuk mendapatkan akses ke teknologi terbaru. Selain itu, harga GPU generasi saat ini diperkirakan masih akan bertahan tinggi karena pasokan terbatas, sebelum akhirnya turun saat produk baru meluncur.
Para analis industri menilai bahwa situasi ini mencerminkan tantangan struktural dalam rantai pasok semikonduktor global. Meskipun permintaan terus meningkat, kapasitas produksi memori dan komponen lainnya belum sepenuhnya pulih dari gangguan sebelumnya. Ke depan, pertanyaan besarnya adalah apakah NVIDIA dan AMD akan mampu mengejar jadwal yang sempat tertunda, atau justru konsumen harus bersiap untuk siklus upgrade yang lebih panjang dari biasanya.



