Garuda Muda ke Semifinal Piala AFF U-19 2026, Erick Thohir Ingatkan Perjuangan Belum Usai
Baca dalam 60 detik
- Timnas Indonesia U-19 memastikan tiket semifinal Piala AFF U-19 2026 setelah menekuk Vietnam 2-1 di Stadion Utama Sumatera Utara.
- Dua gol kemenangan dicetak Reno Salampessy dan Evandra Florasta, sementara Vietnam sempat menyamakan kedudukan melalui Nguyen Quoc Khanh.
- Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengingatkan skuad Garuda Muda untuk tidak cepat puas dan tetap fokus menghadapi laga semifinal.
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/4671933/original/083327500_1701525872-20231202BL_Final_Piala_Dunia_U-17_2023-03.JPG)
Timnas Indonesia U-19 memastikan langkah ke semifinal Piala AFF U-19 2026 setelah menundukkan rival berat Vietnam dengan skor tipis 2-1 dalam laga pamungkas Grup A, Minggu (7/6/2026) malam di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang. Kemenangan ini mengukuhkan posisi Garuda Muda sebagai juara grup dengan raihan sempurna sembilan poin, sekaligus mengirim pesan bahwa ambisi juara belum berhenti di sini.
Jalannya pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal. Indonesia membuka keunggulan pada menit ke-22 melalui sepakan keras Reno Salampessy yang tak mampu dihalau kiper Vietnam. Namun, keunggulan tersebut hanya bertahan hingga babak kedua. Tandukan Nguyen Quoc Khanh pada menit ke-74 sukses menyamakan kedudukan, membuat suporter yang memadati stadion sempat cemas. Namun, drama terjadi di masa injury time. Wasit memberikan hadiah penalti setelah pemain Vietnam melanggar pemain Indonesia di kotak terlarang. Evandra Florasta yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya, memastikan tiga poin dan tiket semifinal.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memberikan apresiasi atas kerja keras pemain dan dukungan suporter yang memenuhi stadion. Dalam unggahan di Instagram, ia menyebut kemenangan ini patut disyukuri, tetapi mengingatkan bahwa perjuangan belum selesai. βMasih ada dua pertandingan yang menentukan. Fokus dan terus berjuang untuk pertandingan selanjutnya,β tegasnya. Pernyataan ini menjadi pengingat bagi skuad asuhan Nova Arianto untuk tidak terlena dengan hasil positif.
Pelatih Nova Arianto sendiri mengaku puas dengan progres tim dari laga ke laga. Menurutnya, peningkatan performa terlihat jelas, terutama dari segi mental. βSaya lihat secara mental pemain sangat kuat. Di saat tim kita sempat imbang, mereka tetap tenang dan berjuang maksimal hingga akhirnya mendapat penalti,β ujarnya usai pertandingan. Keberhasilan mencetak gol penentu di masa krusial menjadi bukti kedewasaan skuad muda ini.
Di sisi lain, kepastian lawan Indonesia di semifinal masih menunggu hasil pertandingan grup lainnya. Australia menjadi kandidat kuat juara Grup C setelah mengalahkan Filipina 1-0 dan akan menghadapi Kamboja. Sementara itu, Grup B menyajikan persaingan ketat antara Thailand dan Malaysia yang sama-sama mengoleksi enam poin. Pertemuan kedua tim pada laga terakhir fase grup akan menentukan peta semifinal. Jika Indonesia berhadapan dengan Australia, laga diprediksi berlangsung ketat mengingat kualitas fisik dan taktik Socceroos muda. Namun, siapa pun lawannya, Garuda Muda telah menunjukkan bahwa mereka layak diperhitungkan.



