Poin Perdana Cadillac di F1 Sirna Usai Perez Kena Sanksi Ganda
Baca dalam 60 detik
- Sergio Perez kehilangan posisi 10 besar di GP Monaco akibat sanksi start box yang tidak sesuai aturan.
- Hukuman ini membuat Cadillac gagal mengamankan poin pertama mereka di ajang Formula 1.
- Fernando Alonso naik ke posisi 10 dan mengamankan poin perdana Aston Martin musim ini.
Mimpi Cadillac untuk mencatatkan poin pertama di ajang Formula 1 harus kandas di Sirkuit Monte Carlo, Minggu (7/6). Sergio Perez, yang finis di urutan ke-10, terkena penalti pasca-balapan karena pelanggaran posisi start saat restart setelah bendera merah.
Steward balapan menilai bahwa ban kanan depan mobil Perez berada di luar batas kotak start yang ditentukan. Dalam pernyataan resmi, mereka menyebut bukti video menunjukkan pelanggaran tersebut dengan jelas. Hukuman standar pun langsung dijatuhkan, mengubah hasil akhir Perez dari peringkat 10 menjadi 15.
Ini bukan kali pertama Perez bermasalah dengan posisi start. Sebelumnya, ia juga mendapatkan penalti drive-through karena secara tidak sengaja menempati slot kosong milik Gabriel Bortoleto dari Audi saat start awal. Dua insiden beruntun ini membuat akhir pekan Perez di Monaco benar-benar berantakan.
Bagi Cadillac, kehilangan poin ini menjadi pukulan telak. Tim yang baru bergabung musim 2026 itu sudah bekerja keras untuk bersaing di tengah dominasi tim-tim besar. Namun, kesalahan teknis dan keputusan di trek kembali menghalangi mereka untuk meraih hasil manis. Di sisi lain, Aston Martin akhirnya bisa tersenyum setelah Fernando Alonso berhasil memanfaatkan situasi untuk merebut satu poin.
Konteks Indonesia: Meski tidak ada pembalap Indonesia di F1, perkembangan tim seperti Cadillac menarik perhatian karena menunjukkan betapa kompetitifnya ajang ini. Bagi penggemar Tanah Air, momen seperti ini mengingatkan bahwa setiap detail kecil—termasuk posisi ban saat start—bisa mengubah nasib tim. Ke depannya, Cadillac harus lebih disiplin dalam prosedur balapan jika ingin bersaing secara konsisten.
Dengan hasil ini, pertanyaan besar muncul: mampukah Cadillac bangkit dan meraih poin perdana mereka di seri berikutnya? Atau akankah kesalahan serupa kembali terulang? Hanya waktu yang bisa menjawab, namun satu hal pasti—setiap posisi di F1 sangat berharga, dan kesalahan sekecil apa pun bisa berakibat fatal.



