Declan Rice Resmi Jadi Wakil Kapten Inggris di Piala Dunia 2026
Baca dalam 60 detik
- Gelandang Arsenal Declan Rice ditunjuk sebagai vice-captain Timnas Inggris untuk Piala Dunia 2026 oleh pelatih Thomas Tuchel.
- Rice, yang telah mengoleksi 72 caps, menjadi pemain paling berpengalaman di skuad inti Inggris setelah membantu Arsenal juara Premier League.
- Keputusan ini diumumkan Tuchel usai laga uji coba melawan Selandia Baru, menandai peran baru Rice di turnamen yang dimulai 17 Juni.

Declan Rice resmi menyandang ban wakil kapten Timnas Inggris pada gelaran Piala Dunia 2026. Kepastian itu disampaikan langsung oleh pelatih Thomas Tuchel setelah laga uji coba melawan Selandia Baru di Florida, akhir pekan lalu.
Gelandang Arsenal berusia 27 tahun itu akan menjadi tangan kanan Harry Kane di ruang ganti. Tuchel menilai pengalaman Rice yang telah mengumpulkan 72 caps bersama The Three Lions menjadi alasan utama penunjukannya. “Saya rasa Declan adalah wakil kapten saya,” ujar Tuchel dalam konferensi pers usai pertandingan.
Rice bukanlah nama baru dalam struktur kepemimpinan Inggris. Pada laga persahabatan melawan Wales Oktober lalu, ia sempat mengisi ban kapten saat Kane absen. Saat itu, Tuchel secara langsung menyampaikan peran barunya. “Kami sempat berbicara ketika Harry tidak bersama kami. Saya memulai dengan Ollie (Watkins) dan Declan menjadi kapten. Di situlah saya memberitahunya,” kenang Tuchel.
Musim ini menjadi puncak karier Rice. Ia sukses membawa Arsenal memutus puasa gelar Premier League sejak 2003-04 dan menembus final Liga Champions, meski akhirnya kalah adu penalti dari Paris Saint-Germain. Performa konsistennya di lini tengah menjadi modal berharga bagi Inggris yang mengincar gelar perdana Piala Dunia sejak 1966.
Rice bergabung dengan rekan-rekan setimnya di Arsenal—Bukayo Saka, Noni Madueke, dan Eberechi Eze—yang sudah lebih dulu tiba di pemusatan latihan di Florida. Skuad Inggris akan menjalani satu laga uji coba lagi melawan Kosta Rika di Orlando, Rabu mendatang, serta pertandingan tertutup melawan Miami FC sebelum bertolak ke markas mereka di Kansas City pada Sabtu.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, dinamika kepemimpinan di tim besar seperti Inggris kerap menjadi sorotan. Penunjukan Rice sebagai vice-captain menunjukkan kepercayaan Tuchel terhadap pemain yang baru pertama kali memainkan peran sentral di turnamen akbar. Ini juga menjadi sinyal bahwa regenerasi kepemimpinan di tubuh The Three Lions berjalan mulus, dengan Rice sebagai salah satu pilar masa depan.
Tuchel sendiri sadar bahwa laga uji coba hanyalah pemanasan. “Ini adalah pertandingan latihan—sekarang kami harus serius,” tegasnya. Inggris akan memulai petualangan Piala Dunia pada 17 Juni melawan Kroasia, diikuti Ghana dan Panama di Grup L. Dengan Rice sebagai wakil kapten, ekspektasi publik terhadap performa Inggris di Amerika Serikat semakin tinggi.
Pertanyaan besarnya: mampukah Rice menerjemahkan peran barunya menjadi performa gemilang di lapangan, atau justru tekanan sebagai vice-captain akan menjadi beban tersendiri? Jawabannya akan terungkap dalam beberapa pekan ke depan.



