Ivar Jenner Akui Buta Kekuatan Mozambik: Fokus pada Taktik Sendiri
Baca dalam 60 detik
- Timnas Indonesia akan berhadapan dengan Mozambik untuk pertama kalinya pada laga FIFA Matchday di SUGBK.
- Gelandang Ivar Jenner mengaku minim informasi tentang lawan dan memilih fokus pada persiapan internal tim.
- Pertandingan ini menjadi momentum penting bagi Jenner yang tengah bersaing di lini tengah Garuda.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8000917/original/053205700_1780839769-20260605BL_Timnas_Indonesia_Vs_Oman_FIFA_Matchday_2026_12.jpg)
Gelandang Timnas Indonesia, Ivar Jenner, mengaku belum memiliki gambaran jelas mengenai kekuatan Timnas Mozambik jelang laga uji coba yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (9/6/2026) malam. Pertemuan ini menjadi yang pertama bagi kedua tim sepanjang sejarah.
Dalam sesi jumpa pers di Stadion Madya GBK, Minggu (7/6/2026), Jenner menyatakan bahwa dirinya dan rekan setim belum banyak mengetahui karakter permainan Mozambik. βKami tidak tahu apa-apa tentang mereka. Mungkin besok kami akan mendapatkan informasi,β ujarnya. Meski demikian, ia menegaskan bahwa tim pelatih telah menyiapkan sesi khusus untuk mempelajari calon lawan.
Alih-alih merisaukan ketidaktahuan tersebut, pemain berusia 22 tahun itu memilih untuk memusatkan perhatian pada kekuatan sendiri. βKami fokus pada diri kami sendiri, pada taktik kami, dan kami harus fokus pada latihan besok. Setelah itu, kami harus siap menghadapi Mozambik,β tandas pemain yang memperkuat Dewa United tersebut.
Pertandingan ini menjadi krusial bagi Jenner secara individu. Di level klub, kariernya di FC Utrecht tengah berada di persimpangan akibat minimnya menit bermain di Eredivisie. Kontraknya yang akan berakhir Juni 2026 dikabarkan tidak akan diperpanjang oleh media Belanda. Oleh karena itu, penampilan apik bersama Garuda dapat menjadi tiket untuk mempertahankan tempat di skuad utama maupun menarik minat klub lain.
Di sisi lain, stok pemain tengah Timnas Indonesia memang sedang menipis. Hal ini membuka peluang besar bagi Jenner untuk dipasangkan dengan Joey Pelupessy di lini tengah saat melawan Mozambik. Jika mampu menunjukkan performa solid, ia berpotensi mengamankan posisi inti di masa depan.
Laga melawan Mozambik bukan sekadar uji coba biasa. Bagi pelatih dan staf, ini adalah kesempatan untuk mengukur efektivitas taktik tanpa beban tekanan kompetitif. Namun, bagi pemain seperti Jenner, setiap menit di lapangan adalah ajang pembuktian. Akankah ia mampu memanfaatkan momen ini untuk bangkit dari keterpurukan di klub?



