BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Tiga Provinsi, Warga Diminta Siaga
Baca dalam 60 detik
- BMKG memprediksi hujan merata di sebagian besar wilayah Indonesia pada Minggu, 7 Juni 2026, dengan intensitas bervariasi dari ringan hingga lebat.
- Tiga provinsi—Sumatra Utara, Kalimantan Tengah, dan Sulawesi Barat—berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat yang perlu diwaspadai.
- Prakiraan ini penting bagi aktivitas akhir pekan masyarakat, terutama di sektor transportasi dan pariwisata yang rentan terganggu cuaca.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi hujan lebat hingga sangat lebat di tiga provinsi pada Minggu, 7 Juni 2026, seiring dengan prakiraan cuaca yang menunjukkan sebagian besar wilayah Indonesia akan diguyur hujan dengan intensitas bervariasi.
Prakirawan BMKG Bintari mengungkapkan bahwa Sumatra Utara, Kalimantan Tengah, dan Sulawesi Barat menjadi daerah yang perlu diwaspadai karena berpotensi mengalami curah hujan tinggi. "Masyarakat di wilayah tersebut diminta siaga terhadap kemungkinan banjir atau tanah longsor," ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta.
Secara rinci, untuk Pulau Sumatra, hujan ringan diprakirakan melanda Padang, Pangkal Pinang, Bengkulu, dan Palembang, sementara Medan diperkirakan mengalami hujan sedang. Banda Aceh, Pekanbaru, Tanjung Pinang, dan Bandar Lampung harus waspada terhadap hujan petir. Di Pulau Jawa, Jakarta, Serang, Bandung, dan Yogyakarta diprakirakan diselimuti awan tebal, sementara Surabaya berkabut dan Semarang berawan.
Wilayah Kalimantan diprakirakan seluruh kota besarnya mengalami hujan ringan, termasuk Pontianak, Samarinda, Tanjung Selor, Palangkaraya, dan Banjarmasin. Sementara di Bali dan Nusa Tenggara, Mataram cerah berawan, Kupang berawan, dan Denpasar berawan tebal. Untuk Sulawesi, Kendari berawan, Gorontalo dan Makassar berawan tebal, Palu dan Manado hujan ringan, serta Mamuju hujan sedang.
Di Maluku dan Maluku Utara, Ambon berawan tebal dan Ternate hujan ringan. Wilayah Papua bagian barat, Jayapura berawan, Manokwari dan Merauke berawan tebal, Sorong dan Jayawijaya hujan ringan, serta Nabire hujan sedang. "Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang cepat, terutama di daerah rawan bencana hidrometeorologi," tambah Bintari.
Bagi masyarakat Indonesia yang berencana beraktivitas di luar ruangan pada akhir pekan, prakiraan ini menjadi acuan penting. Sektor transportasi, terutama penerbangan dan pelayaran, perlu memantau perkembangan cuaca di wilayah yang berpotensi hujan lebat atau petir. Demikian pula sektor pariwisata di Bali dan Nusa Tenggara yang relatif cerah, namun tetap perlu antisipasi terhadap awan tebal yang dapat mengurangi visibilitas.
Ke depan, BMKG akan terus memperbarui informasi cuaca secara berkala. Masyarakat dapat mengakses kanal resmi BMKG untuk mendapatkan data terkini. Pertanyaan yang muncul adalah apakah pola cuaca ekstrem ini akan berlanjut dalam beberapa hari ke depan, mengingat Indonesia sedang memasuki masa transisi musim.



