Daizen Maeda Resmi ke Ipswich, Mimpi Premier League Terwujud
Baca dalam 60 detik
- Ipswich Town mengamankan jasa penyerang Timnas Jepang Daizen Maeda dari Celtic dengan biaya transfer ยฃ10 juta.
- Maeda, yang tampil di Piala Dunia 2026 dan mencetak 79 gol untuk Celtic, diharapkan memperkuat lini depan The Tractor Boys di Premier League.
- Transfer ini menandai ambisi Ipswich untuk bertahan di kasta tertinggi setelah promosi, sekaligus membuka peluang bagi pemain Asia di Inggris.

Ipswich Town akhirnya merealisasikan mimpi Daizen Maeda bermain di Premier League dengan mengontrak penyerang Timnas Jepang tersebut selama tiga tahun dari Celtic, dengan nilai transfer dilaporkan mencapai ยฃ10 juta. Langkah ini menjadi sinyal ambisi klub promosi itu untuk tidak sekadar menjadi pelengkap di kasta tertinggi musim depan.
Maeda, 28 tahun, bukan nama asing bagi penggemar sepak bola Asia. Ia menjadi bagian penting skuad Samurai Biru yang melaju hingga babak 32 besar Piala Dunia 2026 sebelum disingkirkan Brasil. Kepindahannya ke Ipswich mengikuti jejak sejumlah pemain Jepang yang sukses di Premier League, seperti Shinji Okazaki atau Takumi Minamino.
Selama empat setengah musim di Celtic, Maeda mengoleksi 79 gol dari 212 pertandingan dan mempersembahkan lima gelar Liga Skotlandia, tiga Piala Skotlandia, serta dua Piala Liga. Manajer Ipswich, Gary O'Neil, yang mengambil alih kursi pelatih musim panas ini setelah kepergian Kieran McKenna, menilai Maeda sebagai aset berharga. "Ia pekerja keras dengan atribut fisik mengesankan, dan telah membuktikan kemampuannya mencetak gol serta menciptakan peluang di Skotlandia," ujar O'Neil seperti dikutip situs klub.
Kedatangan Maeda di Portman Road menambah daftar belanja Ipswich yang sudah mendatangkan bek Issa Diop, sayap Abdul Fatawu, striker Emersonn, dan kiper Kayne van Oevelen. Sebelumnya, bek Cedric Kipre dan penyerang Chuba Akpom juga dipermanenkan setelah sukses dipinjamkan musim lalu. Langkah agresif ini menunjukkan tekad Ipswich untuk tidak terdegradasi sekembalinya ke Premier League.
Bagi para penggemar sepak bola Indonesia, transfer Maeda layak disimak karena memperkuat representasi Asia di liga paling kompetitif dunia. Dengan gaya bermain energetik dan kecepatan, Maeda bisa menjadi inspirasi bagi pemain muda Tanah Air yang bercita-cita menembus Premier League. Apalagi, musim lalu ia sempat menjadi momok bagi lawan-lawannya di Skotlandia, bahkan mencetak gol penentu di laga terakhir melawan Hearts yang membawa Celtic juara.
"Saya selalu bermimpi bermain di Premier League dan sangat bahagia bisa mewujudkannya bersama klub ini," kata Maeda dalam pernyataan resmi. Ia berjanji akan bertarung keras, mencetak gol, dan memberikan assist. "Saya akan selalu berlari dan memberikan segalanya."
Perginya Maeda tentu meninggalkan kenangan manis bagi Celtic. Dalam unggahan di media sosial, ia menyebut empat setengah tahun di Glasgow sebagai "babak paling istimewa" dalam kariernya. Namun, kepindahan ini dianggap pantas bagi pemain yang telah memberikan kontribusi besar, terutama pada musim 2025-26 ketika ia menjelma menjadi pahlawan dengan transformasi luar biasa: setelah paceklik gol, ia mencetak tujuh gol dalam lima laga dan membawa Celtic meraih gelar.
Pertanyaan besarnya sekarang: mampukah Maeda beradaptasi dengan ketatnya persaingan Premier League? Ipswich sendiri masih harus bekerja keras untuk mempertahankan tempat di kasta tertinggi. Jika ia bisa mempertahankan performa seperti di Skotlandia, bukan tidak mungkin namanya akan disebut-sebut sebagai salah satu pembelian paling cerdas musim ini.



