Manchester City Mulai Jajaki Transfer Sandro Tonali di Tengah Era Pasca-Guardiola
Baca dalam 60 detik
- Manchester City dikabarkan telah mengadakan pembicaraan awal dengan pihak Sandro Tonali menjelang bursa musim panas.
- Gelandang Newcastle United itu menjadi target utama City dan Manchester United di tengah rencana perombakan skuad City pasca-Pep Guardiola.
- Newcastle diperkirakan mematok harga sekitar £100 juta, membuat potensi transfer ini menjadi salah satu yang paling mahal di jendela mendatang.

Manchester City dikabarkan telah memulai langkah awal untuk mengamankan jasa Sandro Tonali, gelandang Newcastle United yang tengah naik daun, di tengah persiapan klub menghadapi era baru tanpa Pep Guardiola. Menurut jurnalis Mark Brus dalam kolom Daily Briefing, City telah menggelar diskusi 'penting' dengan orang-orang terdekat pemain asal Italia tersebut, meski belum memasuki tahap negosiasi resmi.
Langkah ini menjadi sinyal bahwa City serius membangun ulang lini tengah mereka di bawah pelatih anyar, Enzo Maresca. Mantan bos Chelsea itu dijadwalkan mengambil alih kursi pelatih setelah Guardiola mengakhiri masa baktinya dengan dua trofi musim lalu—Piala FA dan Carabao Cup. Maresca, yang pernah menjadi asisten Guardiola, diyakini akan membawa filosofi serupa namun dengan sentuhan pribadinya.
Ketertarikan pada Tonali tidak hanya datang dari kubu biru Manchester. Manchester United, yang tengah membangun skuad di bawah arahan Michael Carrick, juga disebut menjadikan Tonali sebagai target utama lini tengah setelah Ederson. Dukungan dari hierarki klub pun disebut sudah ada. Namun, langkah awal City yang lebih konkret membuat persaingan kian memanas.
Tonali, yang bergabung dengan Newcastle dari AC Milan pada 2023, telah menjelma menjadi pilar penting di lini tengah The Magpies. Setelah melewati masa skorsing panjang, ia kembali menunjukkan kualitasnya sebagai gelandang serba bisa: nyaman menerima bola di bawah tekanan, mampu mengatur tempo, dan disiplin tanpa bola. Kemampuannya bermain sebagai gelandang bertahan, playmaker dalam, atau gelandang serang membuatnya cocok dengan skema yang diinginkan Maresca.
Meski begitu, merealisasikan transfer ini bukan perkara mudah. Newcastle tidak berada dalam tekanan finansial untuk menjual salah satu pemain terbaiknya. Klub asal Tyneside itu diperkirakan akan membanderol Tonali dengan harga sekitar £100 juta—angka yang membuat klub peminat harus berpikir dua kali. Apalagi, City juga harus mempertimbangkan kebutuhan di sektor lain, seperti lini depan dan pertahanan, yang juga tengah dievaluasi.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, persaingan dua klub sekota Manchester ini selalu menarik untuk diikuti. Jika Tonali benar-benar pindah ke City, ia akan menjadi bagian dari proyek ambisius Maresca yang ingin mempertahankan dominasi di Premier League. Di sisi lain, kegagalan City bisa menjadi peluang bagi United untuk memperkuat lini tengah yang selama ini menjadi titik lemah.
Ke depannya, langkah City dalam bursa transfer akan menjadi indikator awal seberapa besar perubahan yang akan terjadi di Etihad. Apakah Maresca akan berani mengeluarkan dana besar untuk satu pemain, atau justru memilih pendekatan lebih hati-hati? Hingga bursa musim panas dibuka, perkembangan situasi Tonali layak menjadi perhatian utama.



