Timnas Indonesia Hajar Oman 3-0, Akhir Penantian 38 Tahun dan Rekor Debut Termuda
Baca dalam 60 detik
- Kemenangan telak 3-0 atas Oman di FIFA Matchday Juni 2026 memutus puasa kemenangan Indonesia atas Oman yang berlangsung sejak 1988.
- Debut Mathew Baker di usia 17 tahun 23 hari menjadikannya pemain termuda sepanjang sejarah Timnas Indonesia senior.
- Hasil ini mendongkrak peringkat FIFA Indonesia ke posisi 118 dunia, mengungguli Korea Utara dan menambah modal kepercayaan diri jelang agenda internasional berikutnya.
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/7853734/original/003850600_1780677296-Screenshot_2026-06-05_231600.jpg)
Timnas Indonesia akhirnya memutus rantai negatif 38 tahun tanpa kemenangan atas Oman setelah menekuk lawannya dengan skor telak 3-0 dalam laga FIFA Matchday di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (5/6/2026) malam. Kemenangan ini bukan sekadar angka di papan skor, melainkan momentum kebangkitan skuad Garuda yang selama ini kesulitan menghadapi Oman di berbagai ajang.
Sejak peluit pertama, pasukan John Herdman langsung mengambil inisiatif serangan. Justin Hubner membuka keunggulan pada menit ke-13 lewat sundulan memanfaatkan umpan tendangan bebas Nathan Tjoe-A-On. Gol tersebut menjadi sinyal bahwa Indonesia tidak berniat mengulang catatan buruk di masa lalu. Ole Romeny menggandakan keunggulan pada menit ke-27 setelah memanfaatkan bola liar di sisi kiri pertahanan Oman, membawa bola masuk ke kotak penalti dan melepaskan tembakan mendatar yang tak mampu dihalau kiper Ahmed Faraj Alrwahi.
Babak kedua semakin mempertegas dominasi Indonesia. Ragnar Oratmangoen mencetak gol ketiga pada menit ke-56, menyambut umpan silang Ivar Jenner dengan sontekan yang sempat mengenai kiper namun berhasil ia selesaikan. Oman yang mencoba meningkatkan tekanan gagal menembus pertahanan Indonesia yang dikawal ketat Emil Audero. Kiper pinjaman Cremonese itu tampil gemilang dengan empat penyelamatan krusial, termasuk menggagalkan penalti Hatem Sultan Alrushad di babak pertama, sekaligus mencatatkan clean sheet keempatnya bersama Timnas Indonesia.
Kemenangan ini juga menghadirkan cerita spesial bagi Mathew Baker. Pemain keturunan Indonesia-Australia yang baru berusia 17 tahun 23 hari itu menjalani debutnya sebagai pemain termuda sepanjang sejarah Timnas Indonesia senior, memecahkan rekor Arkhan Kaka (17 tahun 3 bulan 7 hari). Baker masuk menggantikan Rizky Ridho pada menit ke-80 dan langsung mendapat sambutan hangat dari rekan setimnya. Momen haru terlihat saat ia menangis usai laga, kemudian dipeluk oleh Maarten Paes, Yakob Sayuri, Sandy Walsh, dan Ivar Jenner.
Dari sisi ranking, tambahan 6,56 poin dari kemenangan ini mendorong Indonesia ke peringkat 118 dunia, mengungguli Korea Utara (119) dan memperkecil jarak dengan negara-negara di atasnya. Pencapaian ini menjadi modal berharga menjelang putaran kualifikasi Piala Asia dan agenda FIFA Matchday berikutnya. Pertanyaannya, bisakah konsistensi ini dipertahankan saat menghadapi lawan-lawan yang lebih berat?



