Valve Pastikan Steam Machine dan Steam Frame Rilis Musim Panas Ini
Baca dalam 60 detik
- Valve mengonfirmasi Steam Machine dan Steam Frame akan tersedia pada musim panas tahun ini setelah sempat tertunda akibat krisis memori global.
- Program Verified diperluas ke kedua perangkat baru, memudahkan pengguna menilai kompatibilitas game tanpa konfigurasi rumit.
- Game yang kompatibel dengan Steam Deck otomatis berjalan di Steam Machine, namun performa lebih tinggi di Steam Machine berkat spesifikasi yang lebih bertenaga.

Valve, pengembang platform distribusi game digital terbesar di dunia, akhirnya mengumumkan jadwal rilis resmi untuk dua perangkat keras terbarunya: Steam Machine dan Steam Frame. Kedua produk tersebut dipastikan akan mulai dikirimkan ke konsumen pada musim panas tahun ini, setelah sebelumnya mengalami penundaan akibat kelangkaan pasokan memori global.
Informasi ini disampaikan Valve melalui pengumuman terkait perluasan program Verified, yang selama ini digunakan untuk menandai game-game yang kompatibel dengan Steam Deck. Dalam pernyataannya, perusahaan asal Amerika Serikat itu menegaskan bahwa Steam Machine dan Steam Frame akan menjadi bagian dari ekosistem yang sama, dengan sistem verifikasi yang memudahkan pengguna mengetahui sejauh mana sebuah game dapat berjalan tanpa perlu pengaturan manual.
“Hari ini kami memperluas program Verified untuk mencakup Steam Machine dan Steam Frame, yang keduanya akan dikirimkan musim panas ini. Seperti halnya Steam Deck Verified, tujuannya adalah membantu pelanggan memahami pengalaman bermain game di perangkat baru ini, seberapa mulus game berjalan tanpa perlu kerja atau konfigurasi dari pengguna,” tulis Valve dalam pengumuman resminya.
Steam Machine sendiri merupakan konsol game rumahan yang sempat menjadi proyek ambisius Valve beberapa tahun lalu, namun sempat vakum. Kini, perangkat tersebut kembali dihidupkan dengan spesifikasi yang lebih modern. Sementara Steam Frame diduga merupakan perangkat berbasis cloud atau streaming, meski Valve belum memberikan detail teknis lengkap. Yang jelas, kedua perangkat ini akan berjalan di atas sistem operasi SteamOS dan mendukung ekosistem game Steam secara penuh.
Bagi gamer di Indonesia, kabar ini membuka peluang baru untuk mengakses game PC dengan harga yang lebih terjangkau tanpa harus merakit komputer gaming mahal. Steam Machine, dengan spesifikasi yang setara PC kelas menengah, bisa menjadi alternatif menarik di tengah tren kenaikan harga komponen. Namun, ketersediaan di pasar Indonesia masih menjadi tanda tanya besar, mengingat Valve belum memiliki distributor resmi di Tanah Air. Biasanya, perangkat keras Valve seperti Steam Deck hanya tersedia melalui importir atau platform e-commerce internasional.
Dari sisi kompatibilitas, Valve menjamin bahwa game yang sudah lolos verifikasi untuk Steam Deck akan otomatis kompatibel dengan Steam Machine. Namun, jika sebuah game mengalami kendala performa di Steam Deck, bukan tidak mungkin game tersebut justru berjalan mulus di Steam Machine berkat daya komputasi yang lebih besar. Ini menjadi nilai jual utama, terutama bagi gamer yang menginginkan performa tinggi tanpa harus repot mengatur pengaturan grafis.
Pertanyaan selanjutnya adalah: akankah Valve mampu memenuhi permintaan global di tengah rantai pasok semikonduktor yang masih belum sepenuhnya pulih? Dengan pengalaman Steam Deck yang sempat mengalami keterlambatan pengiriman, publik tentu berharap kali ini Valve lebih siap. Apalagi, persaingan di segmen konsol rumahan kian ketat dengan kehadiran PlayStation 5 dan Xbox Series X yang sudah mapan. Namun, pendekatan berbasis ekosistem Steam yang sudah memiliki jutaan pengguna setia bisa menjadi pembeda utama.



