Mozambik Mulai Pemanasan: Timnas Indonesia Wajib Waspada di FIFA Matchday
Baca dalam 60 detik
- Mozambik telah menggelar latihan perdana di Maputo sejak awal Juni, mempersiapkan diri menghadapi Oman dan Indonesia dalam FIFA Matchday.
- Pelatih Chiquinho Conde memanfaatkan laga uji coba ini untuk mematangkan skuad muda dan mengamati talenta baru, di tengah liburan pemain-pemain yang merumput di luar negeri.
- Duel melawan Indonesia pada 9 Juni 2026 menjadi bagian dari persiapan Mozambik menuju Kualifikasi Piala Afrika 2027, di mana mereka tergabung di grup berat bersama Senegal.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7731727/original/050643400_1780537007-mozambik1.jpg)
Timnas Mozambik sudah memulai persiapan intensif untuk menghadapi dua laga FIFA Matchday Juni ini, termasuk melawan Timnas Indonesia di Jakarta. Skuad berjuluk The Mambas itu menggelar latihan perdana di Maputo pada Senin (1/6/2026), menunjukkan keseriusan mereka dalam menyambut pertandingan uji coba internasional tersebut.
Mozambik dijadwalkan bertemu Oman terlebih dahulu pada Minggu (7/6/2026), baru kemudian berhadapan dengan tuan rumah Indonesia tiga hari berselang. Pelatih Chiquinho Conde mengungkapkan bahwa sesi latihan awal tidak hanya bertujuan mempersiapkan taktik, tetapi juga menjadi ajang untuk memantau pemain-pemain baru yang dipanggil ke tim nasional. βKami memiliki banyak pemain yang bermain di luar negeri dan saat ini sedang berlibur setelah musim yang melelahkan,β kata Conde, seperti dikutip dari laman resmi federasi sepak bola Mozambik (FMF).
Dalam lawatan ke Indonesia, Mozambik tetap mengandalkan pilar-pilar andalan seperti Luis Miquissone dan Amancio Canhemba. Miquissone, striker senior yang kini membela Al-Ahly di Libya, telah mengoleksi sembilan gol dari 48 penampilan bersama timnas. Sementara Canhemba, gelandang serang berusia 28 tahun yang akrab disapa 'Neymar', baru lima kali memperkuat Mozambik dan telah mencetak satu gol. Conde juga menyertakan beberapa pemain muda, termasuk Xhamin Chalinda dari Chingale de Tete dan Nelio Matsinhe dari Ferroviario de Maputo, untuk menambah kedalaman skuad.
Bagi Indonesia, laga ini menjadi ujian berarti setelah sebelumnya menghadapi tantangan dari tim-tim Afrika. Mozambik bukan lawan yang bisa diremehkan; mereka memiliki kombinasi pemain berpengalaman dan energi muda. Conde menegaskan bahwa FIFA Matchday ini juga menjadi bagian dari persiapan panjang menuju Kualifikasi Piala Afrika 2027, di mana Mozambik bergabung di Grup J bersama Senegal, Sudan, dan Ethiopia. βIni adalah kesempatan penting untuk mengamati pemain baru dan memberi ruang kepada pemain yang bermain di kompetisi domestik,β ujarnya.
Dari sisi taktik, Mozambik diperkirakan akan mengandalkan kecepatan sayap dan transisi cepat, dengan Miquissone sebagai ujung tombak. Namun, kelemahan mereka mungkin terletak pada minimnya waktu kebersamaan karena banyak pemain yang baru bergabung setelah liburan. Pelatih Shin Tae-yong diharapkan bisa memanfaatkan celah ini untuk meraih hasil positif di hadapan pendukung sendiri.
Pertanyaan besarnya, apakah Timnas Indonesia mampu mengatasi tekanan dan membuktikan diri sebagai tuan rumah yang tangguh? Atau justru Mozambik yang akan pulang dengan kepala tegak setelah mencuri poin di Jakarta? Jawabannya akan terlihat pada 9 Juni mendatang.



