Roma Kian Dekat dengan Castro €35 Juta, Dovbyk ke Bologna, Rashford Terlalu Mahal
Baca dalam 60 detik
- Roma mencapai tahap lanjut negosiasi dengan Bologna untuk merekrut Santiago Castro senilai €35 juta, termasuk bonus dan persentase penjualan di masa depan.
- Artem Dovbyk diisukan akan dipinjamkan ke Bologna secara terpisah, tanpa terkait langsung dengan transfer Castro.
- Gaji Marcus Rashford yang mencapai angka fantastis di Manchester United membuatnya mustahil direkrut Roma, kendati sempat ditawarkan agen.

Upaya AS Roma menambal lini depan pada bursa transfer musim panas ini kian nyata. Klub ibu kota Italia itu dilaporkan hampir mencapai kesepakatan dengan Bologna untuk merekrut penyerang Argentina, Santiago Castro, dengan nilai transfer mencapai €35 juta. Langkah ini menjadi prioritas setelah Roma gagal mengamankan jasa beberapa target sebelumnya seperti Mason Greenwood, Crysencio Summerville, dan Nicolò Tresoldi.
Menurut laporan Sky Sport Italia dan Sportitalia, negosiasi antara kedua klub sudah berada pada tahap sangat maju. Kesepakatan €35 juta dapat direalisasikan dengan memasukkan bonus dan persentase penjualan di masa depan. Castro, yang genap berusia 22 tahun pada September mendatang, bergabung dengan Bologna dari Velez Sarsfield pada Januari 2024 dengan biaya €13,2 juta. Kini nilai pasarnya melejit lebih dari dua kali lipat.
Kemampuan bermain di berbagai posisi depan menjadi daya tarik utama Castro. Pelatih Atalanta, Gian Piero Gasperini, juga dikabarkan tertarik merekrutnya. Namun, Roma bergerak lebih cepat untuk mengamankan tanda tangan pemain yang dianggap sebagai investasi jangka panjang tersebut. Personal terms dengan sang pemain diperkirakan tidak menjadi kendala.
Dalam perkembangan terpisah, Artem Dovbyk, yang kini membela Roma, disebut-sebut akan dipinjamkan ke Bologna. Rencana ini bukan bagian dari paket transfer Castro, melainkan pembahasan mandiri antara kedua klub. Bologna dinilai lebih terbuka menerima Dovbyk dengan status pinjaman dibandingkan jika tawaran serupa datang dari Genoa.
Sementara itu, nama Marcus Rashford sempat mencuat sebagai opsi. Menurut Matteo Moretto, kolega Fabrizio Romano, agen sempat menawarkan pemain Manchester United itu ke Roma setelah masa peminjamannya di Barcelona berakhir. Namun, gaji Rashford yang sangat tinggi di Old Trafford membuat transfer tersebut mustahil secara finansial. Roma tidak mampu memenuhi tuntutan upah yang mencapai level elite Eropa.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, manuver Roma ini menarik untuk diikuti mengingat persaingan di Serie A kian ketat. Castro diharapkan menjadi solusi jangka panjang di lini depan, sementara Dovbyk yang gagal bersinar di Roma bisa menemukan kembali performa terbaiknya di Bologna. Namun, kegagalan mendatangkan Rashford menunjukkan bahwa Roma masih harus berhemat di tengah tekanan Financial Fair Play.
Ke depannya, Roma masih perlu merampingkan skuad sebelum bisa mendatangkan pemain baru. Jika Castro resmi bergabung, Dovbyk akan menjadi satu dari beberapa pemain yang dilepas. Pertanyaannya, apakah langkah ini cukup membawa Roma bersaing ke zona Liga Champions musim depan?



