Manchester United Kirim Delegasi ke Italia untuk Rekrut Pierre Kalulu
Baca dalam 60 detik
- Setelah mengamankan gelandang Ederson dari Atalanta, Manchester United kini membidik bek Juventus, Pierre Kalulu, dengan mengirimkan perwakilan langsung ke Italia.
- Bek berusia 25 tahun itu menjadi target utama karena usia produktif dan rekam jejaknya yang solid di Serie A, sekaligus mengisi celah di lini belakang yang mulai menua.
- Kedekatan agen Kalulu dengan United (CAA Stellar, yang juga menangani kontrak Kobbie Mainoo) bisa memperlancar negosiasi di tengah persaingan dengan Tottenham Hotspur.

Manchester United tak membuang waktu setelah mengamankan gelandang Ederson dari Atalanta. Klub asal Manchester itu kini mengirimkan sejumlah petingginya ke Italia untuk memburu bek Juventus, Pierre Kalulu, dalam upaya memperkuat lini pertahanan yang mulai menua.
Langkah ini diambil setelah United berhasil mengalahkan Tottenham Hotspur dan Liverpool dalam perburuan Ederson, yang menjadi rekrutan pertama era kepelatihan Michael Carrick. Kini, fokus beralih ke sektor belakang. Menurut laporan Corriere dello Sport, United telah mengirim delegasi untuk melakukan negosiasi langsung dengan Juventus dan agen Kalulu.
Kalulu, 25 tahun, masih memiliki kontrak di Turin dan telah ditawari perpanjangan oleh Juventus. Namun, selama belum ada tanda tangan, United masih punya peluang untuk membajaknya. Bek asal Prancis itu dianggap sebagai solusi jangka pendek dan panjang karena usianya yang masih prima serta pengalaman bermain reguler di Serie A.
Kehadiran Kalulu di Old Trafford juga difasilitasi oleh faktor non-teknis: ia diwakili oleh CAA Stellar, agensi yang sama yang menangani perpanjangan kontrak Kobbie Mainoo baru-baru ini. Kedekatan ini bisa menjadi jalur mulus dalam negosiasi gaji dan komisi, sesuatu yang kerap menjadi kendala dalam transfer pemain top.
Bagi penggemar sepak bola Indonesia, pergerakan United di bursa transfer selalu menjadi sorotan. Klub ini memiliki basis penggemar besar di Tanah Air, dan setiap rekrutan baru akan memengaruhi strategi di lapangan serta potensi siaran langsung pertandingan. Jika Kalulu bergabung, ia akan bersaing dengan Maguire, De Ligt, dan pemain muda seperti Yoro untuk tempat di starting XI.
Namun, United tak boleh lengah. Tottenham Hotspur juga dikabarkan tertarik pada Kalulu dan siap memberikan tawaran kompetitif. Selain itu, Juventus masih berharap mempertahankan pemainnya dengan kontrak baru. Keputusan akhir ada di tangan Kalulu: bertahan di Serie A atau mencoba tantangan baru di Premier League.
Dengan jendela transfer musim panas yang masih panjang, langkah United selanjutnya akan menjadi ujian bagi ambisi Carrick dan manajemen INEOS. Apakah mereka mampu mendatangkan bek tangguh di usia prima, atau justru kehilangan incaran karena rival? Jawabannya akan terlihat dalam beberapa pekan ke depan.



