Newcastle Siap Bajak Bek Real Betis, Balas Dendam atas Transfer Anthony Gordon ke Barcelona
Baca dalam 60 detik
- Newcastle United dikabarkan tengah menjalin negosiasi dengan Real Betis untuk merekrut bek tengah Natan, setelah Barcelona sukses membajak Anthony Gordon dengan mahar Β£69 juta.
- Manajer Eddie Howe membutuhkan tambahan pemain bertahan mengingat cedera Sven Botman dan usia lanjut Fabian Schar serta Dan Burn, yang membuat lini belakang The Magpies rentan.
- Real Betis bersedia menurunkan harga permintaan awal β¬45 juta menjadi lebih murah dengan skema bonus, membuka peluang bagi Newcastle untuk mendapatkan pemain incaran Barcelona dengan harga lebih ringan.

Newcastle United dikabarkan tengah bernegosiasi dengan Real Betis untuk mengamankan jasa bek tengah Natan, sebuah langkah yang dinilai sebagai balasan atas keberhasilan Barcelona merekrut Anthony Gordon dari St James' Park pada musim panas lalu. Klub asal Tyneside itu bertekad memperkuat lini pertahanan yang mulai menua dan rentan cedera, dengan target pemain berusia 25 tahun yang dinilai berada di puncak kariernya.
Menurut laporan Estadio Deportivo, Newcastle telah memulai pembicaraan dengan Betis untuk memboyong Natan, pemain yang sebelumnya juga menjadi incaran Barcelona. Blaugrana bahkan telah menggelar pertemuan dengan wakil La Liga tersebut, namun hingga kini belum ada kesepakatan. Situasi ini membuka celah bagi The Magpies untuk membajak target rival mereka, sekaligus membalas kekalahan di bursa transfer sebelumnya ketika Gordon memilih pindah ke Camp Nou dengan nilai transfer Β£69 juta.
Kebutuhan Newcastle akan bek tengah baru memang mendesak. Saat ini, Eddie Howe hanya memiliki Sven Botman yang kerap cedera, Fabian Schar (34 tahun), dan Dan Burn (34 tahun). Kombinasi usia dan riwayat cedera membuat lini belakang The Magpies kehilangan konsistensi yang pernah mereka miliki saat Botman dan Schar berduet di masa kejayaan. Malick Thiaw yang didatangkan tahun lalu memang memberi secercah harapan, namun ia tak bisa bekerja sendirian. Kehadiran Natan diharapkan bisa membentuk duet jangka panjang yang solid.
Bagi Newcastle, merebut pemain incaran Barcelona bukanlah perkara mudah. Namun, motivasi balas dendam setelah kehilangan Gordon menjadi faktor psikologis yang kuat. Selain itu, kondisi keuangan klub yang masih terikat aturan Profit and Sustainability (SCR) membuat mereka harus cermat dalam berbelanja. Kabar bahwa Betis bersedia menurunkan harga menjadi angin segar, karena Newcastle bisa mendapatkan pemain berkualitas tanpa harus membayar penuh klausul awal.
Di sisi lain, langkah Newcastle di bursa transfer awal musim ini menunjukkan ambisi untuk segera bangkit setelah performa kurang memuaskan di musim 2025/26. Kedatangan kiper Ewen Jaouen dari Reims dengan biaya Β£21 juta menjadi sinyal bahwa klub tidak segan mengeluarkan dana besar untuk memperbaiki skuad. Jika negosiasi dengan Betis berhasil, Natan akan menjadi rekrutan kedua yang memperkuat lini belakang, sekaligus pukulan telak bagi Barcelona yang gagal mendapatkan target utama mereka.
Pertanyaan selanjutnya adalah apakah Newcastle mampu menyelesaikan kesepakatan ini sebelum Barcelona kembali bergerak? Dengan waktu yang masih panjang hingga bursa transfer ditutup, persaingan antara kedua klub diprediksi akan semakin memanas. Bagi pengamat sepak bola Indonesia, persaingan klub-klub Eropa seperti ini kerap menjadi tontonan menarik, mengingat banyak pemain yang kemudian bersinar dan menjadi idola baru di Liga Inggris maupun La Liga.



