Arsenal Siapkan Dana Rp2 Triliun untuk Julian Alvarez, Tinggalkan Kroupi?
Baca dalam 60 detik
- Arsenal kembali membuka negosiasi dengan Atletico Madrid untuk mendatangkan Julian Alvarez dengan banderol mencapai £112 juta atau setara Rp2,2 triliun.
- Klub asal London Utara itu juga membidik Eli Junior Kroupi dari Bournemouth, namun Alvarez dinilai lebih siap menjadi ujung tombak dalam upaya mempertahankan gelar Premier League dan mengejar trofi Liga Champions.
- Keputusan Arsenal akan menentukan arah belanja pemain musim panas ini, dengan persaingan ketat dari PSG dan Barcelona untuk mendapatkan tanda tangan Alvarez.

Arsenal dikabarkan kembali mengaktifkan perburuan Julian Alvarez, striker andalan Atletico Madrid, dengan nilai transfer yang diperkirakan mencapai £112 juta atau sekitar Rp2,2 triliun. Langkah ini menandai ambisi The Gunners untuk tidak hanya mempertahankan gelar Premier League yang baru saja direbut setelah 22 tahun, tetapi juga membangun fondasi untuk menjadi kekuatan dominan di Eropa.
Direktur olahraga Arsenal, Andrea Berta, dikabarkan 'percaya diri' mampu menyelesaikan kesepakatan untuk pemain Argentina berusia 26 tahun tersebut. Dalam beberapa hari terakhir, Arsenal telah mengadakan pembicaraan dengan Atletico dan mengajukan pertanyaan detail mengenai kemungkinan transfer. Namun, Arsenal bukan satu-satunya peminat. PSG dan Barcelona juga ikut dalam perburuan, meskipun Alvarez disebut lebih memilih pindah ke Camp Nou—yang kemungkinan besar tidak mampu memenuhi banderol mahal tersebut.
Di sisi lain, Arsenal juga memantau Eli Junior Kroupi, striker muda Bournemouth yang musim lalu mencetak 13 gol di Premier League—rekor baru untuk pemain remaja di musim debutnya. Kroupi bahkan menjadi pahlawan dengan golnya ke gawang Manchester City yang mengunci gelar juara Arsenal. Namun, Bournemouth membanderol pemain 19 tahun itu dengan harga £80 juta dan tidak berniat melepasnya dengan mudah.
Perbandingan antara Alvarez dan Kroupi menjadi sorotan utama. Alvarez, yang dijuluki 'calon pemenang Ballon d'Or' oleh mantan pemain Inggris Joe Cole, telah membuktikan diri di level tertinggi. Ia mampu bermain sebagai striker tunggal maupun di belakang penyerang, seperti saat ia berduet dengan Erling Haaland di Manchester City. Musim terakhirnya di Etihad, ia mencatat 19 gol dan 13 assist. Sementara Kroupi, meskipun menjanjikan, masih relatif mentah dan belum teruji di panggung besar.
Bagi Arsenal, yang kini berada dalam 'win now mode', mendatangkan pemain siap pakai seperti Alvarez tampaknya lebih masuk akal. Kroupi mungkin menjadi investasi jangka panjang yang menarik, tetapi The Gunners membutuhkan sosok yang bisa langsung memberikan dampak, terutama untuk mengejar gelar Liga Champions yang selama ini menjadi mimpi. Keputusan Berta dalam bursa transfer ini akan menjadi penentu apakah Arsenal mampu mempertahankan dominasi atau justru tertinggal dari rival-rivalnya.
Dengan persaingan ketat dari PSG dan Barcelona, serta harga yang selangit, akankah Arsenal berhasil memboyong Alvarez kembali ke Inggris? Ataukah mereka akan memilih jalur aman dengan merekrut Kroupi yang lebih muda dan lebih murah? Jawabannya akan terungkap dalam beberapa pekan ke depan.



