Vlahovic Tinggalkan Juventus: Tawaran Gaji Tak Sejalan, Empat Klub Eropa Mengintai
Baca dalam 60 detik
- Pertemuan terakhir Juventus dengan Dusan Vlahovic gagal mencapai kesepakatan kontrak baru, membuat sang striker dipastikan hengkang akhir bulan ini.
- Klub-klub seperti Bayern Munich, Chelsea, Newcastle, dan Barcelona telah menjajaki negosiasi, namun belum mengajukan tawaran resmi.
- Juventus sudah menyiapkan Randal Kolo Muani sebagai pengganti, sementara Vlahovic harus memilih antara memperpanjang atau menunggu tawaran klub lain.

Kontrak Dusan Vlahovic di Juventus resmi memasuki bulan terakhir tanpa titik terang. Pertemuan antara direksi klub dan ayah sang pemain, Milos, pada Rabu pagi di markas Allianz Stadium justru mengonfirmasi bahwa kedua pihak akan berpisah akhir bulan ini. Penolakan Vlahovic terhadap tawaran perpanjangan senilai β¬6 juta per musim menjadi pemicu utama, mengingat sang striker ngotot meminta gaji β¬8 juta per tahun.
Keputusan ini membuka peluang bagi empat klub besar Eropa yang selama ini dikabarkan memantau situasi Vlahovic. Bayern Munich, Chelsea, Newcastle United, dan Barcelona dikabarkan telah menjalin komunikasi dengan perwakilan pemain, meski belum satu pun mengajukan proposal resmi. Situasi ini membuat Vlahovic berada dalam posisi menunggu, sementara Juventus mulai bergerak mencari pengganti.
Menurut laporan Gazzetta dello Sport dan Sky Sport, Juventus sudah mengidentifikasi Randal Kolo Muani sebagai target utama jika Vlahovic hengkang. Striker asal Prancis itu akan kembali ke Paris Saint-Germain setelah masa peminjamannya di Tottenham Hotspur berakhir. Langkah ini menunjukkan bahwa Bianconeri sudah siap dengan skenario terburuk.
Konteks ini menarik bagi pengamat sepak bola Indonesia. Perburuan striker top Eropa selalu menjadi sorotan, apalagi jika melibatkan klub-klub dengan basis penggemar besar di Tanah Air seperti Chelsea dan Barcelona. Kepergian Vlahovic secara gratis juga menjadi pelajaran berharga bagi klub-klub Liga 1 yang kerap kehilangan pemain bintang tanpa kompensasi. Manajemen Juventus dinilai gagal mengamankan aset berharga, mengingat Vlahovic didatangkan dengan biaya besar pada Januari 2022.
Analis sepak bola Italia, Matteo Moretto, menilai bahwa keputusan Vlahovic menunjukkan pergeseran kekuatan negosiasi ke tangan pemain. βDengan kontrak yang hampir habis, pemain memiliki kendali penuh. Juventus tidak punya pilihan selain melepasnya atau memenuhi tuntutan gaji yang dianggap terlalu tinggi,β ujarnya. Situasi serupa pernah terjadi pada Paulo Dybala yang hengkang secara gratis pada 2022.
Ke depan, Vlahovic harus segera menentukan pilihan: menerima tawaran dari salah satu klub peminat atau menunggu hingga bursa transfer musim panas. Juventus, di sisi lain, akan fokus mendatangkan Kolo Muani dan mungkin striker lain untuk mengisi kekosongan. Pertanyaannya, mampukah Bianconeri bersaing di Serie A dan Eropa tanpa seorang finisher tajam seperti Vlahovic?



