Chelsea Bidik Vinicius Junior: Calon Penerus Hazard di Stamford Bridge
Baca dalam 60 detik
- Chelsea dikabarkan telah menjalin kontak dengan perwakilan Vinicius Junior, bintang Real Madrid yang diklaim tidak betah di Spanyol.
- Manajer anyar Xabi Alonso menjadi daya tarik utama bagi Vinicius, yang pernah bekerja sama dengannya di Bayer Leverkusen.
- Transfer senilai £130 juta ini bisa menjadikan Vinicius sebagai pemain sayap terbaik Chelsea sejak era Eden Hazard.

Chelsea dikabarkan serius memburu Vinicius Junior, penyerang sayap Real Madrid yang kontraknya hanya tersisa satu musim. Klub asal London Barat itu telah melakukan pendekatan awal kepada perwakilan pemain Brasil tersebut, menurut laporan TEAMtalk. Langkah ini menjadi bagian dari rencana besar di bawah arahan pelatih anyar Xabi Alonso untuk mengembalikan kejayaan The Blues setelah musim yang mengecewakan.
Musim lalu, Chelsea hanya finis di peringkat kesembilan Premier League dan gagal lolos ke kompetisi Eropa. Kondisi ini memicu sejumlah pemain kunci seperti Enzo Fernandez dan Marc Cucurella dikabarkan ingin hengkang. Namun, di tengah kekacauan tersebut, manajemen BlueCo—konsorsium pemilik Chelsea—tetap optimistis dengan proyek jangka panjang yang diusung Alonso. Salah satu prioritas utama adalah memperkuat lini serang yang tumpul sepanjang musim lalu.
Vinicius Junior dinilai sebagai sosok ideal untuk mengisi kekosongan tersebut. Pemain berusia 25 tahun itu telah mencetak 22 gol dan 14 assist di semua kompetisi musim ini, serta konsisten menembus 20 gol dalam lima musim terakhir. Analis Sky Sports, Pythagoras in Boots, bahkan menyebutnya sebagai pemain "generasional" yang sebanding dengan legenda sayap masa lalu. Meski gaya bermainnya lebih efisien dibandingkan Eden Hazard, Vinicius diyakini mampu menjadi ujung tombak serangan Chelsea yang haus gol.
Kedatangan Xabi Alonso menjadi faktor kunci dalam upaya Chelsea mendatangkan Vinicius. Keduanya pernah bekerja sama di Bayer Leverkusen, meski hubungan mereka tidak selalu mulus di awal musim. Namun, Alonso dikabarkan menjadikan misi pribadi untuk membawa mantan anak asuhnya itu ke Stamford Bridge. Dalam skema Alonso yang mengedepankan penguasaan bola dan transisi cepat, Vinicius bisa menjadi elemen pembeda yang mampu menembus pertahanan lawan.
Bagi Chelsea, merekrut Vinicius bukan sekadar investasi jangka pendek. Kehadirannya diharapkan bisa mengangkat performa Cole Palmer yang sedang menurun, sekaligus memberikan dimensi baru dalam serangan. Tanpa sepak bola Eropa musim depan, Chelsea memang menghadapi tantangan berat untuk meyakinkan pemain sekaliber Vinicius. Namun, proyek ambisius Alonso dan sejarah besar klub bisa menjadi daya tarik tersendiri. Pertanyaannya, mampukah Chelsea mengalahkan Manchester United yang disebut lebih unggul dalam perburuan ini?



