Rafael Leao Tolak Galatasaray, Nantikan Pinangan Arsenal
Baca dalam 60 detik
- Winger AC Milan Rafael Leao memprioritaskan Arsenal dan menunda negosiasi dengan Galatasaray meski ditawari kenaikan gaji.
- Arsenal tengah mematangkan rencana belanja pemain setelah sukses juara Premier League, dengan Leao sebagai opsi utama di lini serang.
- Milan membanderol Leao sekitar £43 juta, namun Arsenal masih harus bersaing dengan klub lain dan mempertimbangkan kebutuhan posisi lain.

Winger AC Milan asal Portugal, Rafael Leao, dikabarkan menolak tawaran menggiurkan dari Galatasaray dan justru menunggu langkah Arsenal di bursa transfer musim panas ini. Situasi ini menjadi sinyal bahwa The Gunners masih menjadi destinasi impian bagi pemain berusia 27 tahun tersebut, meski belum ada tawaran resmi dari London Utara.
Menurut laporan yang dikutip dari La Gazzetta dello Sport via Sport Witness, Leao tidak antusias bergabung dengan juara Turki itu meskipun Galatasaray siap memberikan kenaikan gaji besar dari pendapatannya saat ini yang mencapai £108.000 per pekan. Ia lebih memilih membuka opsi seluas-luasnya, terutama jika Arsenal bergerak mendekatinya. Sikap ini menunjukkan bahwa daya tarik Premier League dan proyek Mikel Arteta masih lebih kuat dibanding tawaran finansial semata.
Bagi Arsenal, Leao bukanlah nama baru dalam daftar belanja. Klub asal London itu memang tengah gencar memperkuat lini serang setelah musim lalu sukses merebut trofi Premier League, meski gagal di final Liga Champions. Beberapa nama seperti Morgan Rogers (Aston Villa), Eli Junior Kroupi (Bournemouth), dan Julian Alvarez (Atlético Madrid) juga masuk radar. Namun, Leao menawarkan profil berbeda: kecepatan, kemampuan dribel, dan insting gol yang pernah menjadikannya salah satu penyerang paling berbahaya di Serie A.
Dari sisi taktis, kehadiran Leao bisa menjadi solusi jika Arsenal kehilangan Gabriel Martinelli atau Leandro Trossard yang dikabarkan mulai diminati klub lain. Arteta membutuhkan opsi elite di sisi sayap untuk menjaga kedalaman skuad, terutama dengan jadwal padat musim depan. Leao, meski performanya sedikit menurun dalam dua musim terakhir, tetap dianggap sebagai aset jangka panjang yang bisa direvitalisasi di lingkungan baru.
Namun, masih ada ganjalan. Milan membanderol pemain internasional Portugal itu dengan harga sekitar £43 juta, angka yang cukup tinggi namun masih dalam jangkauan Arsenal. Masalahnya, The Gunners juga harus memikirkan kebutuhan di posisi lain seperti gelandang dan bek kanan, seperti yang dilaporkan BBC. Dengan demikian, keputusan akhir akan bergantung pada prioritas belanja dan negosiasi dengan Milan.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, saga transfer ini menarik karena menunjukkan bagaimana klub-klub Eropa berlomba merebut pemain bintang. Arsenal, yang memiliki basis penggemar besar di Indonesia, selalu menjadi sorotan. Jika Leao benar-benar bergabung, ia akan menjadi amunisi baru yang bisa membawa Arsenal lebih kompetitif di Liga Champions musim depan. Pertanyaannya, akankah Arteta berani mengeluarkan dana besar untuk Leao, atau justru beralih ke target lain yang lebih murah?



