Modus WO Marwah: Promo Pernikahan Murah Berujung Tipu Daya, Polisi Imbau Waspada
Baca dalam 60 detik
- Pasutri pemilik WO Marwah diduga menjerat korban lewat iklan Instagram dengan paket pernikahan diskon besar.
- Polres Jakarta Timur mengembangkan penyidikan, menduga korban tidak hanya dari Jakarta tetapi juga Bekasi.
- Kasus ini menjadi pengingat bagi calon pengantin untuk selalu memverifikasi legalitas dan kewajaran harga sebelum memesan jasa pernikahan.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7434550/original/095309300_1780211025-Suami_Istri_WO.jpeg)
Polisi mengungkap modus penipuan berkedok wedding organizer yang dilakukan pasangan suami istri pemilik WO Marwah, yang menjerat calon pengantin dengan iming-iming paket pernikahan murah dan promo menggiurkan. Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKP Bayu Kurniawan menyebut para korban awalnya tergiur setelah melihat iklan di Instagram, lalu berlanjut ke komunikasi WhatsApp dengan admin.
Dalam percakapan tersebut, tersangka menawarkan berbagai paket pernikahan dengan harga jauh di bawah pasaran. “Pada saat komunikasi melalui WhatsApp itulah, para tersangka ini menawarkan promo-promo terhadap paket pernikahan yang ditawarkan kepada para korban,” ujar Bayu di Polres Jakarta Timur, Senin (1/6/2026). Para korban yang tertarik kemudian melakukan pembayaran, namun layanan yang dijanjikan tidak pernah terealisasi penuh atau bahkan tidak ada sama sekali.
Hingga saat ini, polisi masih mendalami kemungkinan adanya korban lain di luar Jakarta Timur. Berdasarkan informasi penyidik, sejumlah korban diketahui berasal dari Bekasi. Bayu menegaskan pihaknya siap berkoordinasi dengan aparat di Bekasi jika ada laporan serupa. “Mungkin nanti kalau terkait ada korban yang melaporkan di Bekasi, penyidik dari Bekasi akan berkoordinasi dengan kami terkait dengan penanganan di sini,” ungkapnya.
Kasus ini menambah daftar panjang penipuan berkedok jasa pernikahan yang marak belakangan. Bayu mengimbau masyarakat untuk lebih cermat sebelum memilih wedding organizer. “Coba diperhatikan apakah WO ini benar terverifikasi, memiliki track record yang baik,” tuturnya. Ia juga mengingatkan agar tidak mudah tergiur dengan harga yang tidak wajar. “Kalau terlalu murah, ya, kita jangan terlalu cepat percaya karena kemungkinan ini adalah bentuk penipuan,” tambahnya.
Bagi calon pengantin di Indonesia, kasus ini menjadi alarm untuk selalu melakukan verifikasi legalitas usaha, mengecek ulasan pelanggan sebelumnya, dan membandingkan harga dengan standar pasar. Jangan sampai momen bahagia berubah menjadi petaka finansial hanya karena tergiur promo yang terlalu manis. Polres Jakarta Timur terus mengembangkan penyidikan untuk mengungkap total kerugian dan kemungkinan tersangka lain.



