Perburuan Mason Greenwood Memanas: Roma Bersaing dengan Fenerbahce di Tengah Krisis Keuangan Marseille
Baca dalam 60 detik
- Klub asal Turki, Fenerbahce, dijadwalkan menggelar pertemuan dengan perwakilan Mason Greenwood dalam 24 jam ke depan, menambah ketat persaingan dengan AS Roma.
- Olympique Marseille terpaksa menjual Greenwood untuk menambal utang yang membengkak, dengan ancaman sanksi UEFA jika gagal memenuhi aturan keuangan.
- Situasi politik internal Fenerbahce yang sedang dalam pemilihan presiden justru membuat kedua kandidat sepakat memburu Greenwood sebagai prioritas transfer.

Persaingan mendapatkan tanda tangan Mason Greenwood memasuki babak baru. Klub raksasa Turki, Fenerbahce, dikabarkan akan mengadakan pertemuan dengan agen pemain berkebangsaan Inggris itu dalam waktu dekat, mengancam posisi AS Roma yang sebelumnya dianggap sebagai tujuan utama.
Greenwood, yang saat ini membela Olympique Marseille, menjadi incaran utama pelatih AS Roma, Gian Piero Gasperini, untuk memperkuat lini serang setelah timnya lolos ke Liga Champions musim depan. Namun, ambisi Roma kini harus berhadapan dengan kekuatan finansial Fenerbahce yang tengah gencar berbelanja pemain.
Di sisi lain, Marseille berada dalam tekanan besar untuk segera melego Greenwood. Menurut laporan media Prancis L'Equipe, utang klub yang tidak terkendali membuat mereka terancam dilarang berpartisipasi dalam kompetisi UEFA jika tidak segera melakukan penjualan besar. Batas waktu akhir bulan ini menjadi momentum krusial bagi Marseille untuk menyeimbangkan buku keuangan.
Fenerbahce sendiri berada dalam situasi unik. Klub yang bermarkas di Istanbul itu tengah menjalani pemilihan presiden, di mana dua kandidat utama saling berjanji untuk mendatangkan pemain bintang. Menariknya, kedua calon presiden tersebut sama-sama menargetkan Greenwood sebagai prioritas utama, menunjukkan betapa besarnya keinginan klub untuk memboyong sang striker.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, persaingan ini menarik untuk diikuti karena Greenwood merupakan salah satu talenta muda yang sempat mencuri perhatian di Manchester United. Meskipun kariernya sempat terhambat akibat kontroversi di luar lapangan, performanya bersama Marseille musim ini kembali membuktikan kualitasnya sebagai penyerang haus gol.
Keputusan Greenwood nantinya akan menjadi sinyal penting bagi peta persaingan di Serie A dan Liga Turki. Jika memilih Roma, ia akan bermain di kompetisi Eropa yang lebih bergengsi. Namun, Fenerbahce menawarkan proyek ambisius dengan dukungan finansial yang kuat, plus kesempatan menjadi pusat perhatian di liga yang sedang naik daun.
Dengan tenggat waktu yang ketat, Marseille harus segera mengambil keputusan. Pertanyaan besarnya: akankah Greenwood memilih petualangan baru di Istanbul atau tetap bertahan di Eropa bersama Roma? Jawabannya akan diketahui dalam hitungan hari.



