Rodri Tunda Masa Depan di Manchester City hingga Piala Dunia Usai
Baca dalam 60 detik
- Rodri memutuskan tidak akan membahas kontrak barunya bersama Manchester City sebelum Piala Dunia 2026 berakhir.
- Gelandang asal Spanyol itu dikaitkan dengan Real Madrid, terutama jika kandidat presiden klub Enrique Riquelme menang pemilu.
- Keputusan ini memberi ketenangan bagi City, namun spekulasi akan kembali memanas setelah turnamen global rampung.

Gelandang Manchester City, Rodri, memilih untuk menunda pembicaraan mengenai masa depannya di klub hingga setelah Piala Dunia 2026. Pemain berusia 29 tahun itu tengah dikaitkan dengan Real Madrid, terutama menjelang pemilihan presiden klub raksasa Spanyol tersebut akhir pekan ini.
Rodri, yang kontraknya bersama City tersisa satu tahun, sebelumnya mengisyaratkan keinginan untuk kembali bermain di tanah kelahirannya. Kini, spekulasi semakin menguat setelah kandidat presiden Real Madrid, Enrique Riquelme, menyatakan minatnya untuk mendatangkan sang gelandang jika terpilih. Riquelme akan menantang petahana Florentino Perez dalam pemilu yang digelar akhir pekan ini.
“Dengan adanya Piala Dunia di depan mata, tanggung jawab saya adalah tetap fokus,” ujar Rodri dalam konferensi pers. “Segala hal terkait masa depan saya akan menunggu hingga setelah Piala Dunia.”
Rodri bergabung dengan Manchester City dari Atletico Madrid pada 2019 dan telah menjadi pilar penting dalam kesuksesan klub. Ia turut mengantarkan City meraih empat gelar Premier League dan satu Liga Champions. Pada 2024, ia bahkan meraih Ballon d’Or, meski kariernya sempat terganggu cedera ligamen lutut pada September 2024.
Pemain asal Spanyol itu mengaku tidak terlalu memusingkan rumor yang beredar. “Ketika seorang pemain mendekati tahap akhir kontraknya, wajar jika namanya disebut-sebut. Saya sangat tenang, saya tahu persis posisi saya,” tambahnya. Ia bahkan mengisyaratkan bahwa jika tidak ada Piala Dunia, situasinya mungkin sudah berbeda sekarang.
Bagi pengamat sepak bola Indonesia, situasi ini menarik untuk dicermati. Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada menjadi ajang pembuktian bagi Rodri setelah cedera panjang. Jika ia tampil gemilang bersama Spanyol, nilai transfernya bisa meroket, dan keputusan akhirnya akan berdampak pada peta persaingan di Liga Champions musim depan. Selain itu, ketertarikan Real Madrid menunjukkan bahwa klub-klub Eropa tetap agresif dalam perburuan pemain bintang, sebuah fenomena yang juga memengaruhi pasar sepak bola Asia termasuk Indonesia.
Pertanyaan besarnya: akankah Rodri bertahan di Etihad atau justru memilih pulang ke Spanyol? Jawabannya baru akan terjawab setelah Piala Dunia usai. Namun satu hal yang pasti, keputusan gelandang bertahan terbaik dunia ini akan menjadi salah satu saga transfer paling menarik pada musim panas 2026.



