Tiga Bintang Muda yang Diandalkan Garuda Muda Bungkam Myanmar di Laga Perdana Piala AFF U-19
Baca dalam 60 detik
- Timnas Indonesia U-19 akan menghadapi Myanmar pada laga pembuka Grup A Piala AFF U-19 2026 di Medan, dengan target mempertahankan gelar juara.
- Enam pemain diaspora masuk dalam skuad 23 pemain, termasuk Mathew Baker yang juga sempat berlatih dengan tim senior.
- Welber Jardim dan Arkhan Kaka, dua pilar juara edisi 2024, kembali menjadi andalan untuk memecah kebuntuan lawan.
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5366644/original/023343500_1759265301-1000221555.jpg)
Timnas Indonesia U-19 siap mengawali langkah di Piala AFF U-19 2026 dengan menghadapi Myanmar pada laga perdana Grup A, Senin (1/6/2026) di Stadion Utama Sumatra Utara, Deli Serdang. Turnamen yang berlangsung di Medan hingga 13 Juni ini menjadi ajang pembuktian bagi skuad asuhan Nova Arianto untuk mempertahankan gelar yang diraih dua tahun lalu di Surabaya.
Garuda Muda tergabung dalam Grup A bersama Myanmar, Timor Leste, dan Vietnam. Dari 23 pemain yang dibawa, enam di antaranya merupakan talenta diaspora yang diharapkan memberikan dimensi baru dalam permainan tim. Kehadiran pemain-pemain yang berkarier di luar negeri ini menjadi modal berharga, terutama dalam menghadapi tekanan di turnamen level regional.
Pelatih Nova Arianto memiliki beberapa opsi pemain yang diprediksi mampu menjadi pembeda saat melawan Myanmar. Tiga nama menonjol adalah Mathew Baker, Welber Jardim, dan Arkhan Kaka. Ketiganya memiliki keunggulan masing-masing yang bisa dimaksimalkan untuk membongkar pertahanan lawan.
Mathew Baker, bek serba bisa kelahiran Melbourne, menjadi sorotan karena kemampuannya bermain di beberapa posisi: bek tengah, bek kiri, dan gelandang bertahan. Pemain berusia 17 tahun ini juga sempat mengikuti pemusatan latihan tim senior Indonesia jelang Piala AFF 2026, menunjukkan kepercayaan tinggi dari staf pelatih. Pengalamannya bersama Melbourne City U-23 dan debut di Australia Cup tahun lalu menjadi nilai tambah.
Welber Jardim, gelandang jebolan Sao Paulo U-20, diyakini akan menjadi motor serangan dari lini tengah. Pemain kelahiran Banjarmasin ini sudah malang melintang di berbagai kelompok umur timnas dan menjadi bagian dari skuad juara Piala AFF U-19 2024. Kemampuannya bermain di sayap kanan, bek sayap, hingga lini depan membuatnya sulit diprediksi lawan.
Arkhan Kaka, striker Persis Solo, kembali dipercaya sebagai ujung tombak. Dengan postur 188 cm dan fisik kuat, ia menjadi ancaman di udara dan memiliki insting gol yang tajam. Pemain berusia 18 tahun ini juga sudah akrab dengan atmosfer turnamen, setelah turut serta dalam keberhasilan Indonesia di edisi 2024. Catatan satu gol dan satu assist di liga musim ini menunjukkan konsistensinya.
Laga kontra Myanmar akan menjadi ujian awal bagi konsistensi permainan Indonesia. Dengan dukungan publik Medan, Garuda Muda diharapkan mampu meraih kemenangan untuk mengamankan posisi di puncak klasemen Grup A. Pertanyaan besarnya, apakah trio Baker, Jardim, dan Kaka mampu menjawab ekspektasi dan membawa Indonesia melaju jauh di turnamen ini?



